Ganjar minta simulasi antisipasi macet di tol Brexit saat Idul Adha

Jumat, 2 September 2016 13:26 Reporter : Parwito
Ganjar minta simulasi antisipasi macet di tol Brexit saat Idul Adha Kemacetan di Brexit Indonesia. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan panjang dan menumpuk di pintu keluar tol Brebes saat libur Idul Adha, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan memerintahkan kepada pengelola tol, Dirlantas Polda Jateng dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (dishubkominfo) Pemprov Jateng dalam minggu ini untuk menggelar simulasi.

Simulasi ini dilakukan untuk lebih mengetahui kesiapan dan solusi-solusi dan langkah apakah yang bisa diambil untuk mengatasi, jika terjadinya kemacetan seperti saat terjadi pada arus mudik dan balik Idul Fitri lalu. Selain itu, menurut Ganjar untuk lebih mematangkan manajemen lalu lintas yang diterapkan pada libu Idul Adha mendatang.

"Minggu depan nanti akan kita lakukan simulasi ya. Kita akan lakukan simulasi pengelolaan traffic management. Kita mau uji coba untuk menyambut Idul Adha. Kita mau nyambut. Nanti, tidak harus pintu itu. Pintu itu enggak apa-apa. Kalau perlu diajukan saja. Enggak diundur. Cuman kita mesti menghitung sampai titik itu kira-kira berapa? Nah kita tarik di belakangnya," kata Ganjar kepada merdeka.com usai melepas pemberangkatan beras ke Kalimantan di Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang, Jumat (3/9).

Dalam simulasi nanti, Ganjar meminta kepada seluruh elemen lembaga yang terlibat untuk menggunakan alat yang canggih sebagai dasar rekayasa manajemen lalu lintas, yang akan diberlakukan di tol Brexit jika terjadi kemacetan panjang dan menumpuk.

"Kalau yang di belakangnya di luar atau sebelum pintu itu ada enggak jalur-jalur keluar ketika kemudian ada traffic yang sudah penuh kita ngaturnya seperti apa? Saya butuh alat-alat untuk melakukan traffic accounting traffic accounting inilah untuk mengukur. Begitu jumlahnya sekian harus dikeluarkan dalam area pintu terdekat. Itu alat atau manusia yang mengatur," terangnya.

Selain itu juga jauh hari sebelum liburan Idul Adha tiba, Ganjar meminta supaya instansi terkait dalam pengaturan lalu lintas tol Brexit, terutama Kementerian Perhubungan supaya melakukan survei dan perkiraan berapa jumlah kendaraan para pemudik yang melintas.

"Jadi sebenarnya masih bisa kalau soal pintunya gampang. Buka pintu kan gampang yang sulit itu kan kita memprediksi berapa yang akan mudik. Makanya kalau kemudian besok hari ini kita sudah menghitung coba lakukan sebuah survei kecil-kecilan. Apakah besok kamu mau mudik, mudikmu ke mana? Simpel saja. Nah itu Kementerian Perhubungan bisa melakukan," paparnya. [cob]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini