Gajah Sumatera Mati di Aceh Utara, Diduga Tertusuk Gading

Rabu, 23 Februari 2022 12:00 Reporter : Alfath Asmunda
Gajah Sumatera Mati di Aceh Utara, Diduga Tertusuk Gading Ilustrasi kasus kematian gajah di Aceh. ©2020 AFP/Zahlul Akbar

Merdeka.com - Seekor gajah sumatera ditemukan mati di wilayah hutan produksi Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara. Seusai dilakukan nekropsi (bedah bangkai), satwa liar itu disebut mati karena diduga tertusuk gading gajah lainnya.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Agus Arianto mengatakan, pada bagian tubuh gajah di sekitar dada, perut, mata, dan pangkal paha, ditemukan bekas luka tusukan gading.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan personel Satreskrim Polres Lhokseumawe tidak ditemukan benda-benda mencurigakan.

"Jadi dugaan penyebab kematian gajah ini akibat perkelahian sesama gajah liar," katanya, Rabu (23/2).

2 dari 3 halaman

Dicek di Laboratorium

Meski telah dilakukan nekropsi serta olah TKP dan penyebab kematian gajah itu diduga alamiah, BKSDA Aceh tetap akan mengambil sampel beberapa organ tubuh satwa dilindungi ini untuk dicek di laboratorium.

"Ini untuk memperkuat dugaan kita, apakah benar gajah itu mati karena berkelahi dengan sesama gajah liar lainnya," ujar Agus Arianto.

Dia menjelaskan, gajah sumatera yang mati itu diperkirakan berusia 10 atau 12 tahun dengan kelamin jantan. Gajah itu diperkirakan telah mati sekitar sepekan lalu, sebab kondisi bangkai sudah mulai membusuk.

"Sementara sepasang gading gajah itu masih utuh," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Kematian bayi gajah di Pidie

Bangkai gajah juga ditemukan di Kabupaten Pidie. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, menyebut bangkai gajah itu ditemukan tim patroli Conservation Response Unit (CRU) Mila di wilayah Desa Cot Seutui, Kecamatan Mila, Senin (21/2).

Agus mengatakan, gajah sumatera yang mati diduga baru dilahirkan induknya. Bayi gajah itu berjenis kelamin betina.

"Diduga bayi gajah ini mati sesaat setelah dilahirkan oleh induknya, sebab terlihat dari sisa ari-ari di sekitar bangkai bayi gajah," katanya.

Agus menyebut, di sekitar penemuan bangkai bayi gajah ini tidak ditemukan benda-benda mencurigakan. Dia juga memastikan, setelah dicek tim BKSDA Aceh, tidak ditemukan pada tubuh bayi gajah itu tanda-tanda kekerasan fisik.

Untuk menghindari kemungkinan penyebaran penyakit sebab posisi bangkai berada di alur sungai, pihaknya langsung menguburkan satwa itu di sekitar lokasi penemuan. "Kematian bayi gajah ini alamiah," ujarnya. [yan]

Baca juga:
Bunuh 5 Ekor Gajah, 9 Warga Aceh Jaya Dihukum hingga 3 Tahun 4 Bulan Penjara
Dua Gajah Tewas Tertabrak Kereta di India
Bayi Gajah di Aceh yang Belalainya Terpotong karena Jerat Akhirnya Mati
Anak Gajah Sumatera yang Terjerat Belalai Nyaris Putus di Aceh Akhirnya Mati
Diburu Sejak Awal 2020, 11 Tersangka Pembunuh 5 Gajah di Aceh Jaya Ditangkap
Polisi Tangkap 11 Pelaku Kematian Lima Ekor Gajah di Aceh Jaya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini