Gajah ngamuk injak seorang mahasiswa hingga tewas

Sabtu, 1 September 2012 17:25 Reporter : Lia Harahap
gajah. shutterstock

Merdeka.com - Seekor gajah (Elephas maximus Sumatrae) yang dibina manajemen wisata Pasir Putih Pantai Panjang Kota Bengkulu, mengamuk. Amukan gajah itu hingga menyebabkan seorang mahasiswa Universitas Bengkulu tewas.

Informasi yang dihimpun, saat peristiwa itu terjadi tiga mahasiswa yang merupakan panitia out bond memasang peralatan di Taman Wisata Pantai Panjang. Tempat itu merupakan tempat penggembalaan atau angonan dua ekor gajah milik manajemen wisata tersebut.

"Kami tidak tahu mahasiswa itu ada kegiatan out bond di sana. Mereka memasang peralatan hingga ke lokasi homreng atau jalur jelajah gajah," kata pawang gajah yang mengamuk tersebut, Jumino di Kantor Polres Kota Bengkulu. Demikian dikutip dari Antara Sabtu (1/9).

Jumino menduga, gajah tersebut merasa terganggu karena ketiga mahasiswa tersebut memasuki areal jelajahnya. Gajah jantan bernama Dino kemudian mengamuk dan menginjak seorang mahasiswa bernama Rudianto.

Di tempat yang sama, Wakapolres Kota Bengkulu Kompol Permadi Syahid Putra mengatakan masih menyidik kasus tersebut dan memeriksa sejumlah saksi mata.

"Kami juga akan memanggil BKSDA sebagai pemilik TWA Pantai Panjang," katanya.

Dua ekor gajah yang berada di bawah binaan manajemen wisata Pasir Putih Pantai Panjang didatangkan dari Provinsi Lampung. Wisata menaiki gajah menjadi ikon manajemen wisata tersebut dalam beberapa tahun terakhir. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Mahasiswa
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.