Gagalkan penyanderaan ibu & anak, Aiptu Sunaryanto dapat penghargaan

Rabu, 12 April 2017 09:34 Reporter : Ronald
Gagalkan penyanderaan ibu & anak, Aiptu Sunaryanto dapat penghargaan Apel penghargaan Aiptu Sunaryanto. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan memimpin apel upacara di lapangan Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Apel upacara ini guna memberikan penghargaan terhadap dua anggota yang bertugas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Dalam penghargaan ini, ada dua anggota yang diberikan apresiasi oleh Iriawan, yakni Aiptu Sunaryanto yang berhasil melumpuhkan pelaku pejambret juga penyanderaan di angkutan T25 jurusan Pulogadung-Rawamangun. Dan juga Anggota Polres Bandara Soekarno Hatta Aiptu Nugraha, yang berhasil menggagalkan masuknya barang haram narkoba ke Indonesia.

"Terima kasih, tepuk tangan untuk yang bersangkutan. Sekali lagi saya dan keluarga besar Polda Metro Jaya merasa bangga dengan saudara, di tempat lain lalu lintas pernah menjatuhkan citra Polri, sementara di Polda Metro Jaya menaikkan citra Polri yang kita cintai," ujarnya di lokasi, Rabu (12/4).

Dengan hal ini, Iriawan berharap seluruh anggota yang bertugas selalu memberikan kontribusi yang tinggi di Polri, dan juga memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dengan ini, lanjut Iriawan, dirinya berharap citra polri semakin dipercaya oleh masyarakat.

"Tunjukkan prestasi ini kepada yang lain. Demikian rekan-rekan yang saya sampaikan. Terima kasih selamat bertugas," akhirnya.

Dalam acara ini, Iriawan memberikan penghargaan dalam bentuk piagam.

Sebelumnya, Wadir Lalu Lintas (Lantas) Polda Metro Jaya AKBP Indra Jafar mengapresiasi Aiptu Sunaryanto yang bertindak tepat, terhadap penjambretan dan penyanderaan di dalam angkutan. Kejadian tersebut terjadi di depan Bioskop Buaran, Raden Inten, Duren Sawit, JakartaTimur, sekitar pukul 18.30 WIB.

"Menurut saya bagus sekali sudah selamatkan nyawa ibu dan anak, luar biasa, dengan kepekaan dia kepedulian dia sebagai polisi," kata Indra kepada merdeka.Com, Senin (10/4).

Kata Indra, Sunaryanto yang bertugas sebagai anggota polisi lantas itu sebenarnya sudah lepas dinas. Namun, tegas dia, Sunaryanto masih bertanggungjawab pekerjaan untuk mengayomi masyarakat.

"Padahal dia lepas dinas dia itu (Aiptu Sunaryanto), dia mau pulang. Tapi dia bertanggungjawab dan akhirnya Alhamdulillah bisa dilumpuhkan," katanya.

[ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini