Gagal Audisi Bulu Tangkis, Gadis Merauke Ini Ingin Seperti Liliyana Natsir

Selasa, 29 Oktober 2019 04:44 Reporter : Arie Sunaryo
Gagal Audisi Bulu Tangkis, Gadis Merauke Ini Ingin Seperti Liliyana Natsir Chelsea Marvelyn Istanto. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Semangat Chelsea Marvelyn Istanto (12), gadis kecil asal Merauke, Papua ini patut ditiru. Berulangkali gagal mengikuti Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis 2019 ia tak menyerah. Cita-citanya setinggi langit, ingin menjadi pemain bulutangkis kelas dunia seperti idolanya, Liliyana Natsir.

"Saya ingin menjadi pebulutangkis dunia, seperti Liliyana Natsir. Saya suka gaya mainnya," ujar Chelsea, saat ditemui di GOR RM Said, Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (28/10).

Chelsea harus rela meninggalkan bangku sekolahnya di Merauke dan mengikuti audisi sejak kali pertama digelar pada akhir Juli lalu. Perjuangan Chelsea bahkan sudah dimulai sejak setahun lalu. Ia sempat mengikuti audisi umum di Kota Manado, Sulawesi Utara. Tahun ini, atlet yang masuk kelompok U-13 Putri tersebut gagal meraih Super Tiket di Bandung, Purwokerto, dan Surabaya.

Di Solo Raya langkahnya, lagi-lagi harus terhenti di fase awal tahap turnamen. Meski demikian, Chelsea memastikan bakal kembali berlaga di audisi umum pamungkas pada tahun ini di Kudus. Lantaran ia ingin mewujudkan impian menjadi seperti pebulutangkis idolanya.

"Saya pingin seperti Liliyana Natsir. Jadi saya akan latihan terus. Saya akan jaga kondisi dan siapkan mental," katanya.

Sepulang dari audisi di Solo Raya, Chelsea mengaku akan pulang ke Merauke bersama tantenya. Ia juga akan melatih mental, karena biasanya ia mengaku cepat down jika melihat lawan badannya lebih tinggi.

"Di Kudus nanti adalah kesempatan saya yang terakhir di tahun ini. Saya harus semangat dan harus lolos," tandasnya.

Peserta audisi lainnya, Muhammad Affan Alaudin, asal Tulungagung, Jawa Timur, tercatat sudah 6 kali mengikuti Audisi Umum. Sama seperti Chelsea, ia pun tak patah arang. Apalagi di momen Hari Sumpah Pemuda, tekadnya semakin membara.

Setahun lalu, Affan mengaku menjajal kemampuan melalui ajang pencarian bibit-bibit bulutangkis ini Surabaya dan Kudus. Meski belum berhasil lolos, peserta U-11 Putra ini tak patah semangat. Tahun ini Affan kembali mencoba di Bandung, Purwokerto, Surabaya, dan Solo Raya.

"Nggak masalah, saya harus coba terus sampai bisa masuk diterima di PB Djarum," katanya.

Ketua Tim Pencari Bakat Fung Permadi menambahkan, sebanyak 48 peserta berhasil lolos Tahap Turnamen di hari kedua Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 di Solo Raya. Dengan rincian 16 peserta di kelompok U-11 Putra, 8 peserta (U-11 Putri), 16 peserta (U-13 Putra), dan 8 peserta (U-13 Putri).

"Mereka akan kembali bertanding sebanyak dua kali di hari ketiga, Selasa (29/10), guna meraih Super Tiket menuju tahap Final Audisi di Kudus pada 20-22 November 2019," tutupnya. [bal]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini