Fraksi Gerindra Tolak Dewan Pengawas KPK Dipilih Presiden Semuanya

Selasa, 17 September 2019 11:50 Reporter : Ahda Bayhaqi
Fraksi Gerindra Tolak Dewan Pengawas KPK Dipilih Presiden Semuanya KPK. ©2017 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Fraksi Gerindra memberikan catatan terhadap mekanisme pemilihan dewan pengawas KPK dipilih oleh DPR melalui uji kelayakan dan kepatutan. Hal tersebut berbeda dengan mayoritas tujuh fraksi di DPR yang setuju dewan pengawas dipilih pemerintah.

Anggota Fraksi Supratman Andi Agtas mengatakan catatan Gerindra tersebut senada dengan PKS.

"Fraksi partai Gerindra menginginkan supaya mekanisme di periode berikutnya, itu tetap harus lewat fit and proper test di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia," ujar Supratman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (17/9).

Supratman menjelaskan, proses pemilihan anggota dewan pengawas di DPR supaya tidak terkonsentrasi ke cabang kekuasaan tertentu, yaitu pemerintah atau eksekutif.

Catatan lain dari Gerindra, ungkap Supratman, pemilihan anggota dewan pengawas seperti hakim konstitusi. Pemerintah menyodorkan dua nama, DPR menyodorkan dua nama, dan satu dari yudikatif.

"Gerindra menginginkan, kalau itu bisa dilakukan, bisa saling mengontrol saling lembaga negara, kami minta 2 dari DPR, 2 dari Pemerintah dan 1 dari Yudikatif atau sebaliknya," ujarnya.

Pemerintah, dalam rapat Badan Legislasi menolak usulan tersebut. Catatan tersebut kemudian akan disampaikan Gerindra dalam sidang paripurna hari ini.

"Nanti itu hak paripurna. Yang penting tugas saya melaporkan apa yang jadi catatan Gerindra di baleg," kata Ketua Baleg itu. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini