Foto Bupati Ovi ditampilkan Waseso, mahasiswa Sumsel teriak 'huuu'

Selasa, 29 Maret 2016 13:14 Reporter : Irwanto
Foto Bupati Ovi ditampilkan Waseso, mahasiswa Sumsel teriak 'huuu' Budi Waseso tampilkan foto mantan Bupati Ogan Ilir. ©2016 merdeka.com/irwanto

Merdeka.com - Kepala badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso menghadiri dialog interaktif bersama mahasiswa dan pelajar di UIN Raden Fatah Palembang, Selasa (29/3). Waseso menjelaskan secara singkat bahaya dan sanksi hukum bagi pengguna narkoba.

Pengunjung yang juga berasal dari TNI/Polri, pejabat, dan bupati/walikota di Sumsel, antusias mendengarkan paparan mantan Kabareskrim itu yang berlangsung selama 30 menit. Acara tersebut dihadiri sekitar lima ribu undangan.

Di tengah-tengah paparan, Buwas menampilkan foto eks Bupati Ogan Ilir, Ahmad Wazir Noviadi Mawardi alias Ovi di sebuah proyektor yang terpasang di atas panggung. Foto Ovi yang terlihat suntuk itu sontak membuat riuh dari dalam gedung. Foto itu merupakan foto Ovi saat BNN menampilkan dia ke hadapan wartawan usai ditangkap. Kondisi Ovi saat itu diduga masih dalam keadaan teler akibat pengaruh sabu yang dikonsumsi.

Mahasiswa, pelajar, bahkan pejabat setempat kompak berteriak bernada cemoohan 'huuu'. Ada juga hadirin yang tertawa kencang. Beberapa bupati dan wali kota nampak saling bertatapan usai melihat foto itu.

Mendengar teriakan undangan, Waseso tersenyum saja. Bicaranya terhenti sejenak sambil menunggu suasana kembali kondusif.

"Ini kasus yang kita ungkap baru-baru ini. Beliau bupati di sini (Sumsel). Dia sudah lama menggunakan narkoba," ungkap Waseso sambil menunjuk foto Ovi di sampingnya.

Buwas mengaku mendapatkan laporan ada beberapa kepala daerah di Indonesia yang juga disinyalit terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Dalam waktu dekat, BNN akan menindak tegas para pejabat tersebut.

"Bukan kepala daerah di Sumatera saja, tapi seluruh pulau di Indonesia," ujarnya.

Sebelum penindakan dilakukan, Waseso mengimbau para kepala daerah segera sadar dan meninggalkan kebiasaan mengonsumsi narkoba. "Tolong hentikan, yang sudah ya sudah, yang belum harus direhab," tukasnya. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini