Fakta-Fakta Terungkapnya Motif Pembunuhan Calon Pendeta Melindawati

Jumat, 29 Maret 2019 06:00 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Fakta-Fakta Terungkapnya Motif Pembunuhan Calon Pendeta Melindawati Jenazah Melindawati tiba di RS Bhayangkara Palembang. ©2019 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Warga Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, beberapa hari lalu dihebohkan dengan penemuan mayat calon pendeta bernama Melindawati Zidoni di area perkebunan sawit. Melindawati ditemukan tak bernyawa dengan kondisi tanpa busana.

Rupanya Melindawati korban pembunuhan dan pemerkosaan. Saat itu dia tengah bersama siswi SD NP (9) berboncengan pakai sepeda motor. Namun di tengah perjalanan keduanya diadang dua pelaku dengan penutup wajah. Kedua korban diseret ke kebun sawit. Di sanalah terjadi pembunuhan terhadap Melindawati. Sebenarnya apa motif pembunuhan terhadap calon pendeta tersebut? Berikut fakta-faktanya:

1 dari 4 halaman

Motif Pembunuhan Dendam Pribadi

Polisi berhasil menangkap dua pelaku pembunuhan dan pemerkosaan calon pendeta Melindawati Zidoni. Dari penangkapan itu, terungkap motif pembunuhan Melindawati. Motif sementara kedua pelaku menghabisi calon pendeta tersebut lantaran tak suka dengan kepribadian korban.

Kebencian tersebut tidak berhubungan dengan agama, tetapi lebih cenderung ke tingkah laku. "Motifnya karena ada kebencian, tapi bukan masalah agama, hanya benci kepribadian saja," kata Kapolres Ogan Komering Ilir AKBP Donny Eka Syaputra.

2 dari 4 halaman

Korban Diperkosa Sebelum Dibunuh

Aksi keji yang dilakukan oleh pelaku pembunuhan calon pendeta wanita, Melindawati Zidemi membuat banyak orang geram. Ternyata sebelum dibunuh, Melindawati diperkosa lebih dulu oleh pelaku. Korban diperkosa dalam keadaan hidup.

Hal ini berdasarkan hasil visum di mana ditemukan adanya bercak sperma di kemaluan calon pendeta. Setelah diperkosa, pelaku mencekik leher korban hingga tewas dan membuang jasadnya ke semak-semak tak jauh dari TKP perkosaan.

"Hasil visum sementara diketahui diperkosa sebelum mati. Korban meninggal dunia karena tidak bisa bernapas karena dicekik," ujar Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara.

3 dari 4 halaman

Saksi Kunci Masih Trauma

Sebelum peristiwa nahas terjadi, calon pendeta wanita Melindawati Zidemi bersama siswi SD bernama NP (9) berangkat dari Divisi 4 dengan menggunakan sepeda motor menuju Pasar Jeti. Begitu hendak kembali pulang, tepatnya di Divisi 3, keduanya diadang di jalan dengan cara jalan diblokir menggunakan kayu balok.

Lalu, datang dua pelaku memakai penutup wajah menggunakan sarung. Kedua korban diseret pelaku ke kebun sawit. Di sana, mereka dicekik dan tangannya diikat menggunakan karet bekas ban motor. Korban NP pingsan dan dibuang pelaku ke semak-semak tak jauh dari lokasi namun berhasil selamat.

Meski selamat, tapi NP masih trauma. Dia lebih banyak murung. Untuk memulihkan kejiwaan NP, polisi melaksanakan pendampingan dari penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak serta psikolog. Sebab, keterangan NP sangat dibutuhkan untuk mengungkap kasus ini.

"Mulai membaik tapi banyak diam, murung saja," kata Kapolres OKI AKBP Donny Eka Syaputra.

4 dari 4 halaman

Dimakamkan di Nias

Jenazah Melindawati Zidemi dibawa ke kampung halamannya di Nias Selatan, Sumatera Selatan. Sebelumnya disemayamkan di Gereja Kristen Injili Indonesia (GKII) Palembang setelah dilakukan visum di RS Bhayangkara Palembang.

Sebelum diberangkatkan, dilakukan prosesi peribatan yang dihadiri ratusan rekan, pimpinan gereja dan civitas akademika Sekolah Tinggi Teologi Injili Palembang (STTIP).

"Kediamannya cukup jauh, dari jalur darat nanti dibawa lewat sungai pakai speedboat," kata Rekan korban, Dewistina Finowa'a. [has]

Baca juga:
Pembunuhan Calon Pendeta Bermotif Dendam Pribadi
Polisi Tangkap 2 Pembunuh Calon Pendeta di Ogan Komering Ilir
Saksi Kunci Pembunuhan Melindawati Masih Trauma
Hasil Visum Calon Pendeta Melindawati Diperkosa Lalu Dicekik Hingga Meninggal
Kapolda Sumsel Janji Sikat Habis Pelaku Pemerkosa dan Pembunuh Calon Pendeta di OKI
TKP Rusak Akibat Warga Masuk, K9 Gagal Endus Jejak Pembunuh Calon Pendeta

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini