Fakta-Fakta Penyelesaian Kasus AKBP Lalu Tuding Brigjen TNI Soebagyo Curi HP

Rabu, 12 Juni 2019 12:25 Reporter : Syifa Hanifah
Fakta-Fakta Penyelesaian Kasus AKBP Lalu Tuding Brigjen TNI Soebagyo Curi HP rekaman video polisi tuduh jenderal tni curi ponsel. ©2019 Istimewa

Merdeka.com - Media sosial dihebohkan dengan video seorang Perwira Menengah (Pamen) Polri, AKBP Lalu Muhammad Iwan yang menuduh Perwira Tinggi (Pati) TNI, Brigjen TNI Subagyo dan keluarga mencuri handphone.

Kasus AKBP Lalu yang menuduh Brigjen TNI Subagyo bukan hanya menjadi perhatian publik melainkan sudah menjadi perhatian dari pimpinan Polri agar tak terulang kembali.

Berikut penyelesaian kasus AKBP Lalu dan kronologis kejadiannya sampai ada tudingan Brigjen TNI Subagyo mencuri handphone:

1 dari 5 halaman

AKBP Lalu Akan Hadapi Sidang Disiplin

Kasus AKBP Lalu Muhammad Iwan yang menuduh Brigjen Subagyo mencuri HP ditangani serius oleh Mabes Polri. Perwira menengah ini akan menghadapi sidang disiplin dan etik untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal menyebut AKBP Lalu telah diperiksa. Dia menyebut Polri akan menindak tegas seluruh anggota yang arogan.

"Ada tindakan arogan yang dilakukan oleh seorang pamen Polri di Cilacap terhadap salah seorang perwira tinggi TNI. Kami telah melaksanakan pemeriksaan dan akan kami bawa ke sidang disiplin dan kode etik bahwa Polri akan menindak tegas seluruh anggotanya yang bersifat arogan," ujar M Iqbal di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (11/6).

2 dari 5 halaman

Diperiksa Propam Polri

Propam Polri memeriksa AKBP Lalu Muhammad Iwan. Ia diperiksa karena telah menuduh Perwira Tinggi (Pati) TNI Brigjen TNI Subagyo dan keluarga.

"Saya kira pemeriksaan ini nanti akan betul-betul memberikan petunjuk terkait pelanggaran-pelanggaran etika sopan santun dan sebagainya," kata Kabagpenum Divhumas Polri, Kombes Asep Adi Saputra di Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/6).

Asep menegaskan, saat ini untuk status dari AKBP Lalu sudah sebagai terperiksa. Dalam pemeriksaan ini, pihaknya juga harus memenuhi bukti yang kuat.

3 dari 5 halaman

Jadi Perhatian Pimpinan Polri

Kasus AKBP Lalu Muhammad Iwan yang menuduh Brigjen Subagyo mencuri HP telah ditangani oleh Propam. Mabes Polri menyebut kasus ini sudah menjadi atensi atau perhatian dari pimpinan Polri agar tak terulang kembali.

"Saya kira pimpinan juga sudah memberikan penilaian bahwa kasus ini menjadi perhatian Pamen Polri. Tentunya tidak seperti itu menyikapi persoalan yang dihadapi," kata Kabagpenum Divhumas Polri, Kombes Asep Adi Saputra.

4 dari 5 halaman

Awal Kasus AKBP Lalu Muhammad Iwan

Dalam rekaman video amatir itu berdurasi 1 menit, terjadi di Hotel Atrium Cilacap, Jawa Tengah, Senin 3 Juni 2019, sekitar pukul 04.15 WIB. AKBP Lalu Muhammad Iwan memberhentikan Direktur Peralatan Angkatan Darat (AD) Brigjen TNI Subagyo dan keluarganya yang berjumlah delapan orang, ketika meninggalkan lobi makan untuk menuju ke kamar hotel. Dia menuding salah satu dari mereka mengambil handphone merek iPhone miliknya yang ia letakkan di meja saat makan sahur.

"Stop stop stop berhenti dulu semuanya. Siapa yang mengambil HP saya. HP saya hilang, coba periksa semuanya satu-satu," ujar Lalu.

Mendengar tuduhan tersebut, Brigjen TNI Subagyo membalas dengan mengatakan agar jangan sembarangan menuduh. Istrinya juga menambahkan, mungkin AKBP Lalu lupa menaruh handphone-nya.

Akan tetapi, AKBP Lalu bersikeras untuk menggeledah tas yang dibawa Brigjen TNI Subagyo dan rombongan. Perwira menengah polisi itu menyuruh mengeluarkan handphone yang berada di saku celana anak laki-laki Brigjen TNI Subagyo bernama Rafi. Rafi kemudian mengeluarkan handphone miliknya, namun bukan milik AKBP Lalu. Hal ini membuat Brigjen TNI Subagyo tidak berkenan dan akhirnya cekcok.

5 dari 5 halaman

Meminta Maaf

Setelah menggeledah tas milik Brigjen TNI Subagyo serta keluarganya, ternyata AKBP Lalu tidak menemukan HP miliknya. AKBP Lalu kemudian memanggil salah satu pegawai hotel bernama Rudianto (FB Service) Hotel Atrium Cilacap. Dia meminjam handphone Rudianto untuk menelepon nomor ponsel miliknya dan ternyata berdering. Sumber suara handphone itu berada di atas meja awal tempat AKBP menaruh handphonenya sebelum ia mengambil makan untuk santap sahur.

Rombongan Brigjen TNI Subagyo dan AKBP Lalu kemudian mendatangi sumber suara handphone yang berdering tersebut. Selanjutnya AKBP Lalu meminta maaf kepada Brigjen TNI Subagyo dan keluarganya.

Setelah diselidiki dan akhirnya diketahui handphone Pewira Menengah Polri itu tidak hilang namun ada di atas meja makan tempat, Brigjen TNI Subagyo pun menelepon anak buahnya.

Pagi harinya pukul 08.00 WIB, Dandim beserta Kapolres Cilacap datang ke Hotel Atrium Cilacap. Setelah mengklarifikasi kejadian, diambil langkah-langkah penyelesaian. Dandim dan Kapolres mempertemukan AKBP Lalu dengan Brigjen TNI Subagyo. AKBP Lalu kembali meminta maaf dan membuat surat pernyataan di atas materai atas kesalahannya.

Dalam surat itu, AKBP Lalu mengaku salah lantaran menuduh Direktur Peralatan TNI AD Brigjen Subagyo dan keluarganya mencuri iPhone miliknya. Dia juga meminta maaf lantaran sempat menahan dan menggeledah saku dan tas milik keluarga Subagyo. Padahal, iPhone miliknya tidak diambil, melainkan tertinggal di atas meja makan sebelum ia mengambil santap sahur. [has]

Baca juga:
Polri Bantah Hoaks Rancang UU Permudah Penjarakan Anggota TNI
Kasus Tuding Brigjen Subagyo Curi HP, AKBP Lalu Akan Hadapi Sidang Disiplin
Salah Paham, Anggota Polres OKU Timur Tembak Prajurit TNI
Kasus AKBP Lalu Tuduh Brigjen Subagyo Curi HP Sampai Jadi Atensi Pimpinan Polri
Tuduh Brigjen TNI Subagyo Curi HP, AKBP Lalu Muhammad Iwan Diperiksa Propam Polri

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini