Fakta Baru Pembunuhan Asih Korban Pesugihan di Lebak

Jumat, 20 September 2019 15:35 Reporter : Dwi Prasetya
Fakta Baru Pembunuhan Asih Korban Pesugihan di Lebak Penemuan mayat wanita di Lebak. ©2019 Merdeka.com/Dwi Prasetya

Merdeka.com - Sebuah fakta baru terungkap setelah polisi melakukan rekontruksi terkait kasus pembunuhan Asih (45) warga Palmerah, Jakarta Barat untuk tumbal pesugihan di Mapolres Lebak, Senin (16/9) dengan tersangka WF (40) dan OV (40).

Tersangka WF membunuh korbannya, Asih dengan cara dicekik dan dibekap. Kemudian Asih diperkosa oleh pelaku dalam kondisi tak bernyawa. Lalu merampok barang korban berupa handphone dan dompet untuk diserahkan ke OV.

"Pada saat eksekusi pelaku perempuan keluar kontrakan dengan alasan ingin membeli obat sakit gigi," kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Edi Sumardy saat dikonfirmasi, Jumat (20/9).

Setelah melampiaskan hasrat bejatnya WF mengikat kedua tangan dan kaki korban lalu memberitahu kepada tersangka OV selaku orang yang memerintahkan bahwa korban sudah meninggal dengan menggunakan pesan whatsapp.

Setelah mengetahui korban sudah tak bernyawa, OV datang ke kontrakan dan menyuruh WF mempersiapkan sesajen berupa kopi hitam pahit, kopi hitam manis, teh manis dan teh pahit. Lalu tersangka OV melakukan ritual di samping jasad korban sambil membakar dupa kerucut dan menyediakan sesajen yang sudah dibuat oleh WF.

"Setelah melakukan ritual OV memarkirkan kendaraan dekat kontrakan dan kedua pelaku mengangkat mayat korban lalu pergi ke daerah Maja untuk membuang mayat Asih."

Sebelumnya, warga kampung Cigereuwek, desa Cilangkap, kecamatan Maja, Lebak menemukan sesosok mayat yang sudah membusuk di semak-semak pada Sabtu (24/8) lalu. [rhm]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini