Fahri Hamzah Tak Mau Buruk Sangka Ada Peran Luhut Dalam Penunjukkan Danpaspampres

Jumat, 30 November 2018 13:52 Reporter : Sania Mashabi
Fahri Hamzah Tak Mau Buruk Sangka Ada Peran Luhut Dalam Penunjukkan Danpaspampres Kolonel Inf Maruli Simanjuntak. ©istimewa

Merdeka.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melakukan mutasi di tubuh TNI. Dua jabatan menjadi sorotan publik. Yaitu Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) yang dijabat Jenderal Andhika Perkasa dan Komandan Paspampres (Danpaspampres) yang diisi Brigjen Maruli Simanjutak.

Menariknya, dua petinggi TNI ini adalah para menantu dari orang terdekat Jokowi. Jendral Andhika adalah menantu Ketua Umum PKPI Hendropriyono. Sedangkan Maruli Simanjutak adalah menantu dari Menko Luhut Binsar Panjaitan.

Menanggapi fenomena itu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah enggan berburuk sangka. Meskipun dua petinggi TNI tersebut adalah menantu orang-orang dekat Jokowi.

"Enggak harus kita pandang seperti itu ya karena kita percaya kepada institusi TNI. Dia punya mekanisme dan sistem dan kalau di antara yang ada itu akhirnya yang dipilih yang itu, yang kebetulan kebetulan, ya terima saja lah," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (30/11).

Menurutnya, fakta dua petinggi TNI itu adalah menantu orang terdekat Jokowi memang tidak bisa dipungkiri. Namun, dia meminta semua pihak untuk tetap percaya bahwa TNI adalah lembaga yang akan tetap independen.

"Tapi kalau kemudian orang menilai karena itu anaknya Pak Luhut, anaknya Pak Hendro, enggak bisa dihindari juga. Orang terpaksa menilai karena faktanya memang demikian kan. faktanya memang itu menantu dan anak, ya tidak bisa dihindari," ungkapnya.

"Tetapi kita percaya kepada independensi TNI dan profesionalitas TNI. Itu kita percaya. Seharusnya kita percaya," ucapnya.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menunjuk menantu Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan yaitu Brigjen Maruli Simanjuntak menjadi Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Danpaspampres). Dengan promosi sebagai Danpaspampres, Maruli naik pangkat menjadi Walikota Jenderal (Mayjen) dengan dua bintang di pundaknya.

Sedangkan Danpaspampres yang lama yakni Mayjen Suhartono mengisi jabatan baru sebagai Komandan Korps Marinir (Dankormar). Danrem Kupang Brigjen Teguh Muji Angkasa mengisi posisi yang ditinggal Maruli sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Diponegoro.

Pergantian tongkat komando juga terjadi di Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Pangdam III Siliwangi Mayjen Besar Harto Karyawan promosi menjadi Pangkostrad menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang baru saja diangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). Posisi Pangdam Siliwangi yang kini dijabat Mayjen Tri Soewandono yang sebelumnya menjabat Danpussenif Kodiklatad. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini