Fadli Zon dukung TNI latih FPI selama komitmen terhadap Pancasila

Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah | Senin, 9 Januari 2017 12:50
Fadli Zon dukung TNI latih FPI selama komitmen terhadap Pancasila
Fadli Zon. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyayangkan pencopotan Dandim Lebak, Banten Letkol Czi Ubaidillah karena memberikan latihan Bela Negara kepada Front Pembela Islam (FPI) pada 5 hingga 6 Januari 2017. Fadli menilai semakin banyak ormas dan warga negara yang diberi latihan bela negara merupakan langkah positif menjaga NKRI dan Pancasila.

Pergi.com bagi-bagi voucher tiket pesawat Rp 100,000"Ormas apapun, bahkan itu kan bagus, semakin banyak orang dilatih bela negara dari mana pun latar belakangnya, selama dia punya komitmen terhadap NKRI, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan lain-lain saya kira ini berarti satu hal sangat positif. Justru harus dikembangkan," kata Fadli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/1).

Menurut Fadli, perlu adanya regulasi baru yang mengatur soal pelaksanaan program bela negara. Hal ini dikarenakan di negara-negara maju program serupa bela negara seperti wajib militer telah lama diterapkan.

"Di negara-negara lain ada national services, wajib militer dan semacamnya, tapi kita belum mengarah ke sana walau wacana sudah lama. Di kita belum diatur, mungkin ada baiknya ke depan ada regulasi yang lebih kuat. Tapi harus dikaji secara mendalam karena itu butuh biaya yang besar sementara dana kita terbatas," terangnya.

Seperti diketahui, Pangdam III Siliwangi Mayjen M Herindra menegaskan, latihan Bela Negara bisa diikuti oleh semua elemen warga negara Indonesia, tak terkecuali oleh organisasi masyarakat (Ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Namun, Harindra menjelaskan, organisasi yang berhak mengikuti latihan tersebut adalah yang pro terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pancasila, Undang-Undang 45, Bhineka Tunggal Ika, dan kemajemukan.

"Kita siap melatih. Tapi kalau ada LSM yang tidak pro Pancasila, pro kemajemukan, pro Undang-Undang 45, saya akan pertimbangkan itu," kata Herindra usai acara serah terima jabatan Komandan Korem 064/Maulana Yusuf di Alun-alun Barat, Kota Serang, Senin (9/1).

Baca juga:
Cerita lengkap pencopotan Dandim Lebak usai latih FPI Bela Negara
Pangdam: Pelatihan TNI dan FPI di Lebak tidak sesuai aturan
Pangdam Siliwangi sebut TNI siap latih ormas yang pro kemajemukan
Fahri soal Bela Negara: Gagah kalau FPI cium merah putih

[ded]

Rekomendasi Pilihan


Komentar Anda



BE SMART, READ MORE