Evaluasi Vaksinasi Tahap Satu, Ridwan Kamil Minta Pusat Berbagi Data Penerima Vaksin

Rabu, 20 Januari 2021 14:16 Reporter : Mochammad Iqbal
Evaluasi Vaksinasi Tahap Satu, Ridwan Kamil Minta Pusat Berbagi Data Penerima Vaksin Ridwan Kamil tinjau barak Secapa AD. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyebut bahwa vaksin untuk vaksinasi tahap dua akan mulai didistribusikan ke kabupaten/kota di Jawa Barat. Dalam kegiatan vaksinasi tahap dua itu, lelaki yang biasa disapa Emil ini menyebut pihaknya akan belajar dari vaksinasi tahap satu yang dilaksanakan di 7 kabupaten/kota.

"Yang jadi evaluasi, yang akan kita perbaiki adalah adanya ketidakhadiran yang sudah diwajibkan datang ternyata tidak hadir," ujarnya di Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (20/1).

Agar hal tersebut tidak terulang lagi, Emil mengaku akan meminta pemerintah pusat untuk men-sharing data-data penerima vaksin.

"Karena kan datanya diatur oleh pemerintah pusat, sehingga kalau ada yang tidak datang kami bisa melacak. Atau kalau datanya kami terima, kan H-1 bisa kita ingatkan bahwa anda punya kewajiban supaya jatah yang mahal ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya," jelasnya.

Untuk hal lainnya, menurut Emil, hasil evaluasi proses distribusi vaksin mulai dari gudang milik pemerintah provinsi ke gudang-gudang kota/kabupaten berjalan lancar. Secara khusus, ia pun meminta kepada warga Tasikmalaya agar proses vaksinasi berlangsung lancar.

"Vaksin akan datang ke Kabupaten Tasik di hari Jumat. Masuk sebagai tahap dua setelah tahap satu di tujuh kabupaten/kota dan belajar dari plus minus di tahap satu akan kita jadikan perbaikan-perbaikan di tahap dua," katanya.

Di bulan ini, Emil mengungkapkan bahwa target penerima vaksin adalah 153 ribu tenaga kesehatan di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

"Tahap duanya TNI, Polri, profesi rawan (terpapar) Covid-19. Tahap 3nya masyarakat umum sesuai kriteria," ucapnya. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini