Erick Thohir Pecat Dirut Garuda Jadi Peringatan Pimpinan BUMN Lain

Jumat, 6 Desember 2019 14:31 Reporter : Ahda Bayhaqi
Erick Thohir Pecat Dirut Garuda Jadi Peringatan Pimpinan BUMN Lain Erick Thohir. ©2018 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Wakil Ketua Fraksi PAN Saleh Daulay mengapresiasi gebrakan Menteri BUMN Erick Thohir yang memecat Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Ashkara. Saleh berharap langkah Erick itu bukan cuma langkah populis.

"Diharapkan, langkah ini bukan hanya langkah populis di awal periode. Tetapi, sangat diperlukan untuk dilanjutkan pada masa berikutnya," ujar Saleh kepada wartawan, Jumat (6/12).

"Itu kan jelas ada kesalahan. Tidak bisa ditolerir. Harus diambil tindakan tegas," kata Saleh soal tindakan penyelundupan yang diduga dilakukan Ari.

Saleh mengatakan, tindakan Erick memecat Ari bisa menjadi peringatan pimpinan BUMN lain. BUMN diharapkan menjadi perusahaan publik yang mendapat keuntungan untuk kesejahteraan masyarakat.

"Dari kasus ini, kelihatan ada sesuatu yang salah di sana. Garuda itu seakan milik dirutnya. Karena itu, dia bisa dengan mudah menitipkan barang melintasi batas negara dan benua," kata Saleh.

1 dari 1 halaman

Reformasi BUMN

Selain itu, Erick diharapkan dapat melakukan reformasi si BUMN. Saleh juga minta Erick tidak hanya melakukan perombakan dengan memasukkan nama baru. Saleh berharap Erick bikin gebrakan supaya BUMN tidak rugi.

"Mestinya tidak ada lagi BUMN yang merugi. Apalagi BUMN yang telah disuntikkan penyertaan modal. Atau, jangan sampai suntikan modal itu malah justru dipergunakan untuk gaji karyawan," ucapnya.

"BUMN harus menjadi perusahaan yang sehat. Tidak boleh jadi beban negara. Sebaliknya, BUMN harus menjadi salah satu sumber terbesar pemasukan keuangan negara setelah pajak," lanjutnya.

Dia percaya Erick bisa memimpin perusahaan negara dengan baik karena pengalamannya sebagai usaha.

"Saya yakin pak Erick mampu melaksanakan hal itu. Pengalamannya memimpin berbagai perusahaan sebelum ini adalah modal utamanya. Perusahaan swasta saja bisa untung, apalagi perusahaan negara yang dimodali dari dana APBN," ucapnya. [eko]

Baca juga:
Ternyata, Pesawat Garuda Indonesia yang Angkut Harley Tak Boleh Bawa Kargo
Ranah Bea Cukai, Polri Tak Usut Kasus Eks Dirut Garuda Selundupkan Harley Davidson
Dirut Garuda Indonesia Ternyata Tak Dapat Izin Dinas saat Selundupkan Harley
Dukung Erick Thohir, Awak Kabin Sebut Dirut Garuda Sering Buat Kebijakan Kontroversi

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini