Eri Jamin Lansia di Surabaya Hidup Tenang, Mujiaman Ragukan Data Pemkot

Kamis, 19 November 2020 09:29 Reporter : Erwin Yohanes
Eri Jamin Lansia di Surabaya Hidup Tenang, Mujiaman Ragukan Data Pemkot Debat putaran kedua Pilkada Surabaya. Istimewa

Merdeka.com - Debat publik tahap kedua Pilkada Surabaya digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Dyandra Convention Center Surabaya, Rabu (18/11). Tema debat 'Peningkatan Pelayanan dan Kesejahteraan Masyarakat Kota Surabaya'. Dalam debat tersebut, salah satu pertanyaan panelis adalah soal cara membuat Kota Surabaya menjadi kota ramah kelompok lanjut usia (lansia).

Kesempatan pertama diberikan pada pasangan calon nomor urut satu, Eri Cahyadi-Armudji. Mereka lantas menjawab, bahwa paslon ini memiliki program untuk memperhatikan dan meningkatkan kualitas hidup seluruh warga, termasuk warga lansia.

Ia pun mencontohkan, ada program permakanan, yaitu pemberian makanan bergizi gratis setiap hari kepada warga lansia dan warga kurang mampu. Serta membebaskan pembayaran PLN dan PDAM untuk para lansia.

"Kami akan menjamin mereka akan hidup dengan tenang dan nyaman. Ini sebagai bentuk rasa hormat dan perhatian kepada warga lansia, yang tak lain sudah seperti orang tua kami sendiri," kata Eri.

Selain itu, ia juga akan menerapkan program monitoring kesehatan lansia dengan memberikan gelang yang memiliki fasilitas chip yang tersambung dengan program khusus. Gelang dengan chip khusus itu untuk memonitor kesehatan sekaligus berfungsi sebagai tanda pengenal yang dilengkapi GPS, sehingga kesehatan dan keberadaannya terus bisa dimonitor.

Kesempatan lalu diberikan pada Paslon no 2 Machfud Arifin-Mujiaman untuk menanggapi jawaban Eri-Armuji. Paslon ini pun mengaku, masih mendapati banyak lansia gelandangan yang tidur di jalanan dan terminal.

Contoh itu pun dijadikannya amunisi untuk menyerang paslon Eri-Armuji. Mereka menyebut, dengan adanya contoh itu, menunjukkan jika Pemkot masih belum serius menangani lansia.

"Ini bukti bahwa Pemkot Surabaya tidak serius menangani lansia. Masih banyak lansia yang hidup menggelandang," kata Mujiaman.

Ia lalu menambahkan, data keberadaan lansia di Surabaya menurutnya masih perlu perlu di-update lagi, karena data yang ada sekarang dianggapnya tidak valid. Dia bahkan mengklaim, memiliki data hasil dari blusukannya ke wilayah di Surabaya.

"Di wilayah utara seperti di wilayah Pegirian, masih ada orang-orang tua yang tidak terurus. Ini hasil blusukan kami 10 bulan terakhir," tandasnya.

Serangan ini pun berupaya ditangkis kembali oleh Eri. Ia menyebut, dari data Pemkot Surabaya, para gelandangan lansia di Surabaya itu bukanlah warga Surabaya.

"Di Liponsos, kebanyakan adalah warga luar Surabaya. Meski bukan warga Surabaya tapi kita tetap melayani dengan baik," tegasnya.

Dalam Pilkada kali ini, pasangan nomor urut 1 Eri Cahyadi-Armuji diusung partai tunggal PDIP dan didukung Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Sedangkan pasangan calon nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman diusung delapan partai koalisi, yakni PKS, PPP, PKB, Golkar, NasDem, Demokrat, PAN dan Gerindra. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini