Epidemiolog Sebut Mutasi Corona B117 Hambat Pembentukan Herd Immunity

Selasa, 2 Maret 2021 17:05 Reporter : Supriatin
Epidemiolog Sebut Mutasi Corona B117 Hambat Pembentukan Herd Immunity Pasien Corona. ©2020 Merdeka.com/Antara

Merdeka.com - Epidemiolog Universitas Airlangga, Windhu Purnomo mengatakan varian baru virus corona B117 70 persen lebih menular dibandingkan SARS-CoV-2. Tingkat reproduksi efektif (Rt) mutasi B117 di atas angka 5. Sementara tingkat reproduksi efektif SARS-CoV-2 hanya 3,8.

"Jadi kalau B117 berarti hampir dua kali lipat (penularannya). Bisa tulari 5 sekian orang," katanya saat dihubungi merdeka.com, Selasa (2/3).

Meski demikian, Windhu menyebut, mutasi corona B117 tidak terlalu mematikan. Hanya saja, tingkat penularan dari satu orang ke orang lainnya sangat cepat.

"Tapi meski tidak begitu mematikan tentu akan lebih sulit menangani pandemi yang tingkat penularannya lebih cepat," sambungnya.

Menurut Windhu, masuknya varian baru virus corona B117 bisa menyulitkan pemerintah membentuk kekebalan komunitas atau herd immunity dengan vaksinasi Covid-19. Sebab, tingkat penularan mutasi B117 yang sangat cepat mengharuskan pemerintah meninjau kembali target sasaran vaksinasi Covid-19.

"Kalau sudah terlanjur menyebar ke banyak orang penduduk Indonesia maka nanti untuk mengendalikan pandemi melalui vaksinasi kita harus butuh orang yang divaksinasi tidak cukup 70 persen melainkan 81 persen. Jadi kalau 81 persen dari 270 juta jiwa itu kurang lebih 205 juta orang (harus divaksinasi Covid-19)," jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono mengungkap ada temuan dua kasus mutasi virus corona B117 di Indonesia. Mutasi virus tersebut baru ditemukan pada Senin (1/3) malam.

"Tepat satu tahun hari ini, kita menemukan mutasi B117, UK mutation di Indonesia. Ini fresh from the oven, baru tadi malam ditemukan 2 kasus," ujarnya saat memberikan sambutan dalam acara Satu Tahun Pandemi Covid-19. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini