Empat sastrawan ini mengaku diperalat Denny JA

Jumat, 7 Februari 2014 10:20 Reporter : Laurencius Simanjuntak
Empat sastrawan ini mengaku diperalat Denny JA Denny JA.

Merdeka.com - Setelah terbitnya buku '33 Tokoh Sastra Indonesia Paling Berpengaruh' yang memasukkan nama konsultan politik Denny JA, sejumlah sastrawan bereaksi. Dari sekian penyair, ada empat orang yang merasa diperalat oleh Denny, pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) itu.

Mereka merasa diperalat lantaran sebelumnya tidak mengerti tawaran Denny lewat perantaranya, Fatin Hamama, akan dijadikan alat legitimasi pengaruh doktor ilmu politik itu dalam kepenulisan puisi-esai.

Untuk diketahui, Tim 8, juri sekaligus penulis, memasukkan nama Denny JA ke dalam buku '33 Tokoh Sastra Indonesia Paling Berpengaruh' karena dia dianggap merintis genre sastra baru: puisi-esai. Setelah buku itu terbit awal Januari lalu, tidak lama lagi akan segera terbit buku yang merangkum puisi esai dari 23 penyair.

Empat dari 23 penyair yang terlibat dalam proyek buku puisi-esai itulah yang kini sadar karyanya hanya akan dijadikan alat legitimasi pengaruh Denny JA, setelah buku '33 Tokoh Sastra Indonesia Paling Berpengaruh' terbit dan menjadi polemik. Pasalnya, saat menyetorkan karyanya, para penyair itu tidak tahu menahu bahwa akan terbit buku yang kini bikin heboh publik sastra Indonesia itu.

Kepada merdeka.com, Fatin membantah Denny telah memperalat sejumlah sastrawan, lewat perantaranya.

"Kawan-kawan itu manusia-manusia dewasa, orang terpelajar dan terdidik, tidak mungkin mereka diperalat dan tertipu," kata Fatin. "Saya tidak membeli kawan-kawan."

Siapa saja sastrawan yang merasa diperalat Denny JA? Berikut daftarnya:

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini