Empat saksi sakit, sidang kasus cabul guru SMPN 3 Manggarai ditunda

Selasa, 21 Juni 2016 15:51 Reporter : Ronald
Empat saksi sakit, sidang kasus cabul guru SMPN 3 Manggarai ditunda

Merdeka.com - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) kembali menggelar sidang kasus pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru SMPN 3 Manggarai, Jakarta Selatan, berinisial ER (55), terhadap korban NPT. Sidang kedua yang digelar tertutup ini mengagendakan pemeriksaan para saksi-saksi di ruang utama Prof H. Oemar Seno Adji SH, dipimpin oleh Hakim Suswanti.

"Iya tertutup, karena kasusnya enggak boleh, hakimnya itu ibu Suswanti, dengan agenda pemeriksaan saksi," ujar Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Made Sutrisna, di PN Jaksel, Selasa (21/6).

Dalam sidang kali ini sempat tertunda hingga satu jam. Hal itu karena hakim menunggu saksi-saksi yang hadir. Hingga pukul 14.40 WIB, sidang terpaksa ditunda.

"Sidang ditunda, saksi ada empat orang alasannya pada sakit. Si korban juga termasuk saksi dia ikut sakit, demam," ujar kuasa hukum korban, Herbert di PN Jaksel

"Nanti dilanjutkan 28 Juni, agendanya masih sama saksi," lanjutnya.

Seperti diketahui, pada 3 Maret 2016, Polres Metro Jakarta Selatan menerima laporan dari seorang ayah bernama Samsi (40) atas kasus pelecehan seksual seorang oknum guru SMPN 3 Manggarai, Jakarta Selatan terhadap anaknya berinisial NPT.

Akhirnya, setelah berkas perkara dinyatakan lengkap, Polres Metro Jakarta Selatan menyerahkan kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk kemudian dilanjutkan ke persidangan.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 76E jo pasal 82 ayat 1 dan ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia No 35 tahun 2014, tentang perlindungan anak, dengan ancaman tujuh tahun kurungan. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Guru Cabul SMPN 3 Jakarta
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini