Emil Soal Wacana Pemulangan WNI Bergabung ISIS: Asal Insyaf

Rabu, 5 Februari 2020 15:58 Reporter : Aksara Bebey
Emil Soal Wacana Pemulangan WNI Bergabung ISIS: Asal Insyaf Ridwan Kamil berkunjung ke rumah Maruf Amin. ©Liputan6.com/Immanuel Antonius

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, masih menunggu arahan pemerintah pusat soal wacana pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) yang pernah bergabung dengan organisasi Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS).

Menurutnya, pemerintah daerah tidak memiliki kebijakan khusus setiap urusan kewarganegaraan Indonesia yang ada di luar negeri. Ia hanya bisa mengikuti instruksi dari pemerintah pusat.

Namun sejauh ini dirinya belum mendapatkan surat resmi berkaitan mekanisme pemulangan WNI di luar negeri yang pernah bergabung dengan organisasi gerilyawan.

"Pemerintah daerah hanya menjalankan kebijakan dari pusat. Per hari ini saya belum ada kejelasan bagaimana penanganan pemulangan warga negara Indonesia yang dulu masuk ke ISIS di Suriah atau di mana-mana, kami belum (dapat instruksi)," kata dia di Gedung Pakuan, Jalan Cicendo, Kota Bandung, Rabu (5/2).

Emil berharap WNI yang sempat terjebak dalam organisasi teroris di luar negeri bisa kembali ke Tanah Air. Lalu, bisa memulai hidup baru tanpa ada ideologi selain pancasila yang dianut.

"Tapi kami intinya ingin warga kami hidup normal seperti biasanya membangun negeri ini dengan ideologi Pancasila tentunya," ucapnya.

"Iya lah (akan diterima), kan warga sendiri. Asal insyaf dan tidak lagi melakukan kegiatan ilegal," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Diberitakan sebelumnya, wacana pemulangan ini dicetuskan oleh Menteri Agama Fachrul Razi. Dia mengatakan pemerintah bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mendata ada 600 WNI yang tersesat setelah sempat ikut gerakan ISIS di Timur Tengah.

"Sekarang mereka telantar di sana dan karena kepentingan kemanusiaan akan dikembalikan ke Indonesia dengan sebagian dari mereka telah membakar paspornya dan dalam waktu dekat BNPT akan memulangkan 600 orang yang sekarang tersesat di ISIS," ujar Fachrul dalam acara deklarasi Organisasi Masyarakat Pejuang Bravo Lima di Ancol Hotel, Jakarta, Sabtu, (1/2). [lia]

Baca juga:
Fadli Zon Sebut Pemerintah Wajib Pulangkan WNI Eks Simpatisan ISIS
ICMI Minta Pemerintah Tes Dulu WNI Pengikut ISIS Sebelum Dipulangkan
DPR Soal Pemulangan WNI Eks ISIS: Perlu Reideologi dan Mengikuti Bela Negara
Demokrat Dukung Rencana Pemerintah Pulangkan WNI Eks ISIS ke Indonesia
PKS Minta Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Tangani WNI Eks Simpatisan ISIS
Mahfud MD Sebut Pemerintah Bisa Tidak Pulangkan 600 WNI Eks ISIS

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini