Edy Beralasan Kenaikan Tarif Pajak Bahan Bakar di Sumut untuk Hindari Deflasi

Kamis, 8 April 2021 14:44 Reporter : Uga Andriansyah
Edy Beralasan Kenaikan Tarif Pajak Bahan Bakar di Sumut untuk Hindari Deflasi Dimulai Pekan Depan, Gubernur Sumut Nyatakan Siap Divaksin Covid-19 Bersama Nakes. humas.sumutprov.go.id ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi menegaskan kenaikan tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dari 5 persen menjadi 7,5 persen, tidak berimplikasi dengan naiknya harga bahan bakar minyak (BBM).

"Tidak ada bersifat yang mempengaruhi implikasi harga BBM. Harga BBM itu kegiatan nasional," kata Edy di Medan, Kamis (8/4).

Edy pun menjelaskan alasan kenapa menaikan tarif PBBKB sebanyak 2,5 persen di tahun 2021. Saat ini pertumbuhan ekonomi di Sumut mengalami minus 1,07 persen. Atas hal tersebut, menaikkan tarif PBBKB adalah salah satu cara agar Sumut terhindar dari deflasi.

"Kenapa tidak dinaikkan di 2020 seperti yang dilakukan provinsi lain? Saya lihat di bulan April berharap Covid-19 tidak berkembang sepanjang ini. Kenapa tidak dinaikkan? Karena posisi Sumut masih 5,22 persen. Tapi sekarang ini kita minus 1,07 persen. Kalau ini diamkan akan berakibat deflasi," jelasnya.

Menurutnya, kenaikan tarif PBBKB sebanyak 2,5 persen di Sumut masih terbilang wajar. Pasalnya, kenaikan tarif PBBKB di Sumut lebih rendah di banding dengan provinsi lain yang mengalami peningkatan hingga 10 persen.

"Lebih banyak barang daripada uang, itu deflasi. Nanti akan membahayakan Sumut. Untuk itu PBBKB kami naikkan dari 5 persen menjadi 7,5 persen," pungkas Edy.

Sebelumnya, harga BBM nonsubsidi wilayah Sumut mengalami kenaikan di masa pandemi Covid-19, Kamis (1/4). Menurut Pertamina Regional Sumatera Bagian Utara, kenaikan itu sesuai dengan Peraturan Gubernur Sumut Nomor 1 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor.

Terdapat perubahan tarif PBBKB khusus bahan bakar nonsubsidi dari 5 persen menjadi 7,5 persen di wilayah Sumut. Sedangkan untuk tarif PBBKB Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) seperti premium dan Jenis BBM Tertentu (JBT) seperti bio solar tidak mengalami perubahan.

Adapun perubahan yang terjadi adalah harga pertalite dari Rp 7.650 menjadi Rp 7.850. Pertamax dari Rp 9.000 menjadi Rp 9.200. Pertamax turbo dari Rp 9.850 menjadi Rp 10.050. Pertamina dex dari Rp 10.200 menjadi Rp 10.450. Dexlite Rp 9.500 menjadi Rp 9.700, serta solar non Public Service Obligation (PSO) dari Rp 9.400 menjadi Rp 9.600. Kenaikan harga BBM itu juga sempat diprotes sejumlah mahasiswa di Sumut. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Harga BBM
  3. Sumut
  4. Edy Rahmayadi
  5. Medan
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini