Edarkan narkoba, polisi di Jateng dibui 5 tahun dan denda Rp 1 M

Minggu, 3 November 2013 02:04 Reporter : Muhammad Hasits
Edarkan narkoba, polisi di Jateng dibui 5 tahun dan denda Rp 1 M Pemusnahan ekstasi di Polda Metro Jaya. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Pengadilan Tinggi Jawa Tengah menjatuhkan hukuman lebih berat terhadap anggota Polda Jawa Tengah Hendro Priyo Wibisono, terpidana kasus kepemilikan dan penyalahgunaan narkoba. Menurut Jaksa Penuntut Umum Nur Azizah, ia telah menerima salinan putusan Pengadilan Tinggi yang menjatuhkan hukuman lima tahun penjara.

Putusan banding tersebut lebih berat jika dibanding putusan Pengadilan Negeri Semarang yang menjatuhkan hukuman 16 bulan penjara. Pengadilan Tinggi juga menjatuhkan hukuman denda Rp 1 miliar kepada terpidana.

"Kami sudah menerima salinan putusan dan sudah menerima putusan banding tersebut," katanya seperti dilansir dari Antara, Sabtu (2/11).

Dalam putusannya, hakim juga menjerat Hendro dengan pasal 114 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Hendro dinilai terbukti membeli dan mengedarkan narkotika.

Hendro ditangkap badan Narkotika Nasional pada 25 Februari 2013 dengan barang bukti sekitar 1 gram sabu-sabu. Sabu-sabu tersebut diperoleh Hendro dari pemasok di dalam Lembaga Pemasyarakatan Kedungpane Semarang. [has]

Baca juga:

Polisi musnahkan 3.567 ribu miras dan 11 kg ganja

Dijebak kenalan facebook, dua WNI jadi kurir sabu dari Hongkong

Ganja 69 kg disita dari anak buah penumpang Avanza yang ditembak

Jadi kurir sabu, pegawai Lapas Pekanbaru ditangkap polisi

Dedi, bandar pemilik 60 kg ganja dituntut hukuman seumur hidup

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kasus Narkoba
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini