KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Dukung pembubaran, Polri kumpulkan bukti HTI anti-Pancasila

Jumat, 12 Mei 2017 16:44 Reporter : Juven Martua Sitompul
Hizbut Tahrir Indonesia. ©2017 merdeka.com/nur habibie

Merdeka.com - Pemerintah mengusulkan pembubaran organisasi masyarakat (ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Alasan utamanya, HTI yang selama ini meneriakkan khilafah dianggap berbahaya dan mengancam ideologi Indonesia yakni Pancasila.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mendukung penuh langkah pemerintah membubarkan HTI. Salah satu bentuk dukungannya, Polri tengah mengumpulkan bukti-bukti kuat bahwa HTI mengancam Pancasila. Bukti ini yang nantinya akan dibawa ke pengadilan.

"Kita mendukung untuk menyiapkan bukti," kata Setyo di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Jumat (12/5).

Setyo mengaku memiliki sejumlah bukti jika HTI ingin mengganti ideologi Pancasila dengan khilafah. Salah satunya, video kegiatan HTI yang digelar di salah satu kampus daerah Jawa Barat.

"Kegiatan rekan-rekan sudah tahu, ada kegiatan di salah satu kampus di Jawa Barat, sebagai contohnya seperti itu," ujar dia.

Jenderal bintang satu ini mengatakan, pemerintah akan lebih dulu fokus membubarkan HTI sebelum menyentuh ormas-ormas anti pancasila lainnya. Tidak menutup kemungkinan ormas lain yang bertentangan dengan pancasila akan dibumihanguskan dari NKRI.

Setyo mengingatkan, HTI jelas berbeda dengan ormas-ormas lainnya yang mengakui dasar negara Pancasila. Sehingga, tidak ada alasan pembubaran HTI bertentangan dengan kebebasan berserikat yang tercantum dalam Undang-undang (UU) ormas.

"Tidak. Harus dibedakan dengan kebebasan sama pengakuan dasar negara, kalau dia tidak mengakui Pancasila gimana?" ucap Setyo.

[noe]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.