Dukung Budi Waseso, politikus PDIP minta RJ Lino ditangkap

Kamis, 3 September 2015 12:57 Reporter : Muchlisa Choiriah
Dukung Budi Waseso, politikus PDIP minta RJ Lino ditangkap Masinton Pasaribu. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu ikut demo dengan Serikat Pekerja (SP) Jakarta International Container Terminal (JICT). Masinton pasang badan jika sampai Kabareskrim Komjen Budi Waseso dicopot dari jabatannya.

"Kami menolak pencopotan Pak Buwas, dan kami bergulir dari teman-teman akan melakukan interpelasi. Kami akan kawal kasus ini. Kalau memang fakta dan bukti kuat RJ Lino bersalah, kami minta dia ditangkap," kata Masinton di Lobi JICT, Kamis (3/9).

Selain itu, Masinton menjelaskan mengenai perpanjangan kontrak kerja oleh pihak Pelindo ini dianggap haram. "Perpanjangan itu jelas haram. Karena itu melanggar undang-undang. Jika terus menerus seperti itu, jangan heran akan terus mendapat lawanan dari SP JICT," tuturnya.

"Teman-teman pekerja ini cukup mampu menangani semuanya. Tak perlu ada bantuan asing," tegasnya.

Presiden Aspek Indonesia serta salah satu pimpinan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Mirah Sumirat juga mendukung Budi Waseso tetap di posisinya.

"Hari ini adalah hari akbar SP JICT karena telah dicopotnya Buwas dari Kabareskrim. Kami dari JICT khawatir ini karena ada dugaan korupsi oleh RJ Lino. Ini masih ada hubungannya dengan penggeledahan Ruang RJ Lino," katanya.

Dalam aksi ini, Mirah menuturkan mewakili KSPI untuk memberikan dukungan moral untuk terus mengambil haknya dari PT Pelindo. Menurutnya, dalam Pelindo tersebut, ada bisnis kepentingan orang-orang tertentu yang sudah pasti merugikan negara miliaran rupiah.

"Dan kalau Pak Buwas dicopot, saya pemisis kasus ini bisa diselesaikan. Saya enggak ngerti di negeri ini orang yang menyelidiki dugaan korupsi malah dicopot. Saya heran kenapa orang ini (buwas) mau membersihkan kegaduhan malah dicopot," tandasnya. [did]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini