Dugaan Korupsi Dinas Damkar, Wali Kota Depok Tunggu Hasil Penyelidikan Kemendagri

Selasa, 20 April 2021 13:06 Reporter : Nur Fauziah
Dugaan Korupsi Dinas Damkar, Wali Kota Depok Tunggu Hasil Penyelidikan Kemendagri wali kota depok mohammad idris. ©2019 Merdeka.com/Muhammad Zul Atsari

Merdeka.com - Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri terkait dugaan kasus korupsi yang terjadi di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok. Idris pun belum mau berkomentar banyak seputar kasus dugaan korupsi tersebut sampai ada hasilnya.

"Sudah diserahkan ke Irjen, tanya ke Kementerian nanti kita tunggu," kata Idris, Selasa (20/4).

Kendati demikian, menurut Idris, pihaknya akan mengawal kasus tersebut. Hasil dari Irjen Kementerian Dalam Negeri akan menguak duduk perkara kasus tersebut.

"Ini sudah bergulir, kita tunggu dan kita kawal bahwa pemeriksaan dari Irjen Kemendagri akan memberikan sesuatu hal yang clear dari semua masalah," kata Idris.

Soal dugaan pejabat yang terlibat dalam kasus tersebut, dia pun enggan berkomentar. Sekali lagi idris menegaskan pihaknya masih menunggu hasil dari Irjen Kemendagri.

"Kita tunggu nanti. Kita tunggu Irjen akan umumkan," ujar dia.

Idris menampik tudingan adanya intimidasi yang diterima oleh Sandi Butar Butar karena berani membongkar dugaan korupsi tersebut. Diketahui bahwa Sandi adalah pegawai honorer di DPKP Kota Depok. Aksinya menjadi viral setelah membawa poster bertuliskan dugaan korupsi di DPKP Kota Depok.

"Tidak benar (ada intimidasi). Kalau memang ada kita minta bukti kirimkan ke saya. Tidak ada surat peringatan (SP). Sudah kita clear-kan tidak ada SP," ujar dia.

Soal perlindungan, sambung Idris, setiap warga negara Indonesia (WNI) yang beraktivitas mendapatkan perlindungan hukum sesuai dengan undang-undang. "Semua WNI yang melakukan apapun di alam Indonesia mendapatkan perlindungan dan ini sudah ada di Undang-undang,” tutupnya. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini