Dubes Amerika Serikat kecewa guru JIS dihukum 10 tahun penjara

Kamis, 2 April 2015 22:33 Reporter : Efendi Ari Wibowo
Dubes Amerika Serikat kecewa guru JIS dihukum 10 tahun penjara Robert Blake. polit.uz

Merdeka.com - Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Robert Blake mengaku kecewa dengan putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas kasus pelecehan seksual oleh guru Jakarta International School (JIS), Neil Bantleman. Neil dihukum 10 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsidair 6 bulan kurungan karena terbukti melakukan kekerasan seksual.

"Banyak pertanyaan-pertanyaan serius muncul dalam kasus ini terkait dengan proses penyelidikan dan kurangnya bukti-bukti yang kredibel dalam tuduhan terhadap para guru. Dalam hal ini, kami sangat kecewa dengan putusan ini," kata Robert Blake dalam keterangan tertulis, Kamis (2/4).

Menurutnya, dunia internasional turut mengikuti proses hukum dari awal penyelidikan hingga persidangan digelar. Putusan terhadap Neil Bantleman bakal dinilai dunia sebagai potret penegakan hukum di Indonesia.

"Komunitas internasional secara luas juga mengikuti kasus ini dengan saksama. Hasil putusan terhadap proses hukum tersebut, yang juga mencerminkan aturan hukum di Indonesia, akan sangat berpengaruh terhadap reputasi Indonesia di luar," terang dia.

Sebelumnya diketahui, terdakwa kasus pelecehan seksual di Jakarta International School (JIS) Neil Bantleman telah dijatuhi hukuman penjara 10 tahun dengan denda Rp 100 juta. Hal itu disampaikan majelis Hakim diketuai oleh Hakim Nur Aslam yang membacakan vonis di ruang sidang utama Oemar Seno Adji, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Dengan menimbang terdakwa divonis hukuman 10 tahun denda 100 juta dengan subsider 6 bulan. Dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," kata Nur Aslam. [efd]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini