Dua Orang Tewas Usai Dangdutan di Bekasi, Polisi Tangkap Empat Tersangka

Senin, 9 September 2019 15:15 Reporter : Adi Nugroho
Dua Orang Tewas Usai Dangdutan di Bekasi, Polisi Tangkap Empat Tersangka Ilustrasi borgol. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Aparat Polres Metro Bekasi Kota meringkus empat pelaku pengeroyokan di Gang Pahlawan, Kelurahan Arenjaya, Bekasi Timur. Keributan pada Sabtu dan Minggu ini menyebabkan dua orang masing-masing Arianto Sibarani (48), dan Wawan Sibarani (46) tewas akibat dipukuli.

"Empat orang tersangka lainnya masih dalam pengejaran," ujar Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana di Bekasi pada Senin (9/9).

Eka menuturkan, peristiwa pengeroyokan bermula ketika ada acara panggung dangdut yang diselenggarakan pengurus RT setempat. Kedua korban terlibat keributan dengan pengunjung lain akibat senggolan ketika berjoget.

Usai keributan itu, dua korban pergi ke Polres Metro Kota membuat laporan polisi karena dianiaya. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban kembali lagi ke Arenjaya. Sampai di lokasi melihat sekelompok orang berkumpul dan berteriak di antara yang berkumpul itu yang melakukan pengeroyokan.

"Keributan terjadi lagi, korban dikeroyok hingga mengalami luka pukulan benda tumpul," ujar Eka.

Polisi yang mendapatkan laporan segara menyelidiki. Empat orang ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya masing-masing di Arenjaya. Eka menyebut, para pelaku merupakan warga di lingkungan yang menggelar dangdutan.

Ia menambahkan, hasil penyelidikan pemicu keributan diduga akibat pengaruh minuman keras. Sebab, dari mulut kedua korban tercium aroma minuman keras.

Empat tersangka sekarang mendekam di sel tahanan Polres Metro Bekasi Kota, mereka dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. Ancaman hukuman penjara selama 12 tahun. Barang bukti berupa kayu balok, patahan kayu, bata hebel, dan pecahan pot bunga. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Penganiayaan
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini