Dua orang jadi tersangka pemalsuan mandat munas Golkar Ancol

Senin, 6 April 2015 09:58 Reporter : Mohammad Yudha Prasetya
Dua orang jadi tersangka pemalsuan mandat munas Golkar Ancol Ilustrasi Gedung Mabes Polri. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Laporan kasus pemalsuan dokumen terhadap di Musyawarah Nasional Golkar kubu Agung Laksono memasuki babak baru. Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri telah menetapkan dua orang menjadi tersangka.

Kabag Penum Polri Kombes Rikwanto mengatakan dua tersangka yakni HB berasal dari Pasamanan Barat dan DY dari Pandeglang. Menurutnya, para tersangka akan diperiksa pekan ini.

"Dalam kasus pemalsuan surat mandat untuk hadir di Munas Ancol," ujar Rikwanto dalam pesan singkatnya, Senin (6/4).

Penetapan tersangka menyusul laporan Ketua DPD Golkar Jambi Zoerman Manaf dengan no laporan 289/III/2015/Bareskrim, tertanggal 11 Maret 2015. Zoerman melaporkan dugaan pelanggaran pasal 263 KUH Pidana tentang pemalsuan surat.

"Kepada tersangka akan segera dijadwalkan untuk diperiksa dalam minggu ini," tandasnya. [did]

Baca juga:
Menkum HAM cuekin putusan PTUN, konsisten dukung kubu Agung
Yasonna: Dokumen palsu munas Golkar Ancol bukan urusan saya

Agung Laksono'])" href="http://www.merdeka.com/politik/yasonna-sk-saya-masih-sah-untuk-kepengurusan-agung-laksono.html" target="_blank">Yasonna: SK saya masih sah untuk kepengurusan Agung Laksono

Fadli Zon: Yasonna tak becus jadi menteri

Ical: Menkum HAM harus patuhi putusan PTUN

Golkar)', 'Click', 'Dapat angin surga dari PTUN, Ical ngebet kuasai pilkada'])" href="http://www.merdeka.com/politik/dapat-angin-surga-dari-ptun-ical-ngebet-kuasai-pilkada.html" target="_blank">Dapat angin surga dari PTUN, Ical ngebet kuasai pilkada

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini