KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Dua nenek di Cirebon nekat jual pil setan

Jumat, 4 Januari 2013 02:06 Reporter : Hery H Winarno
narkoba. shutterstock

Merdeka.com - Kepolisian Resort Cirebon, berhasil mengamankan dua nenek berinisial Suh dan Res pengedar pil dextro atau pil setan dan Trihexyphenidyl. Kedua nenek tersebut merupakan warga Desa Beberan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon.

Dikutip dari Antara, Kamis (3/1) kini kedua nenek itu meringkuk di tahanan Markas Kepolisian Resor Cirebon untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kedua nenek tersebut ditangkap saat melakukan transaksi di Desa Kedung Bunder, Kecamatan Gempol.

Dari tangan kedua tersangka pihaknya berhasil mengamankan barang bukti yakni ratusan pil dextro dan trihex. Sebelumya kedua pelaku sudah diamankan oleh polisi, namun mereka tidak ditahan. Namun kini petugas terpaksa bertindak tegas karena mereka mengulangi perbuatan mengedarkan ribuan butir dextro.

Keterangan kedua pelaku yakni Res dan Suh mengaku sangat menyesali perbuatannya. Dirinya tidak mengetahui kalau obat-obatan tersebut digunakan untuk mabuk-mabukan.

Sementara itu pihak Polres Cirebon menyebutkan, dalam empat bulan terakhir, korban meninggal akibat overdosis konsumsi dextro di Kabupaten Cirebon sudah mencapai 21 orang. Dari jumlah tersebut, sebagian besar korban masih berusia belasan tahun.

Padahal polisi bertindak keras yakni mencabut izin apoteker, apotek, dan toko obat yang terbukti menjual dextro dalam jumlah besar kepada masyarakat umum tanpa disertai resep dokter. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Kasus Narkoba

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.