Drama Penalti Bawa Strasbourg Melaju ke Semifinal Piala Prancis
Strasbourg berhasil mengamankan tempat di semifinal Piala Prancis setelah mengalahkan Reims dengan skor 2-1 melalui drama dua gol penalti di menit-menit akhir pertandingan. Simak detail kemenangan dramatis Strasbourg ini!
Strasbourg sukses melangkah ke babak semifinal Piala Prancis usai menaklukkan Reims dalam pertandingan perempat final yang berlangsung sengit. Laga yang digelar di Stadion de la Meinau, Strasbourg, pada Selasa malam waktu setempat, 3 Maret 2026, berakhir dengan skor tipis 2-1 untuk kemenangan tim tuan rumah. Kemenangan ini diraih berkat dua gol penalti di penghujung laga, memastikan Strasbourg terus berjuang memperebutkan trofi bergengsi tersebut.
Pertandingan ini menyajikan ketegangan hingga menit-menit akhir, dengan Strasbourg berhasil memecah kebuntuan melalui eksekusi penalti Joaquin Panichelli. Keunggulan tersebut kemudian digandakan oleh Julio Enciso, juga dari titik putih, sebelum Reims sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Patrick Zabi. Hasil ini membawa Strasbourg selangkah lebih dekat menuju partai puncak kompetisi piala domestik Prancis.
Selanjutnya, Strasbourg akan kembali berlaga di babak semifinal Piala Prancis yang dijadwalkan berlangsung pada 22 April 2026. Mereka akan menghadapi tantangan berikutnya dalam upaya mereka meraih gelar juara. Kemenangan atas Reims menjadi modal penting bagi kepercayaan diri tim untuk menghadapi pertandingan krusial tersebut.
Dominasi Awal dan Kebuntuan Babak Pertama
Sejak awal pertandingan, Strasbourg menunjukkan inisiatif serangan dan menciptakan beberapa peluang berbahaya ke gawang Reims. Sebastian Nanasi sempat mengancam melalui sundulan yang berhasil digagalkan oleh kiper Reims, Alexandre Olliero. Gessime Yassine juga melepaskan tendangan yang kembali mampu diselamatkan oleh Olliero, menunjukkan ketangguhan penjaga gawang tim tamu.
Meskipun terus menggempur lini pertahanan Reims, Strasbourg kesulitan untuk mengonversi peluang menjadi gol. Pertahanan solid yang diterapkan Reims, ditambah performa apik Olliero di bawah mistar gawang, membuat skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum. Babak pertama didominasi oleh Strasbourg namun tanpa hasil yang memuaskan.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Strasbourg tidak mengendur. Guela Doue sempat mendapatkan kesempatan melalui sundulan, namun upayanya masih belum menemui sasaran. Reims sesekali mencoba memberikan ancaman balik, namun peluang-peluang yang mereka ciptakan juga belum berhasil membahayakan gawang Strasbourg.
Drama Penalti Penentu Kemenangan
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-83 ketika Strasbourg mendapatkan hadiah penalti. Joaquin Panichelli yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna, membobol gawang Reims dan mengubah skor menjadi 1-0. Gol ini memicu semangat tim tuan rumah untuk terus menekan.
Hanya berselang empat menit, Strasbourg kembali mendapatkan penalti setelah David Datro Fofana dilanggar di kotak terlarang. Karena Panichelli sudah ditarik keluar, Julio Enciso mengambil alih tanggung jawab dan sukses menggandakan keunggulan Strasbourg menjadi 2-0 pada menit ke-87. Dua gol penalti dalam waktu singkat ini mengubah jalannya pertandingan secara drastis.
Reims tidak menyerah begitu saja dan berhasil memangkas ketertinggalan di masa tambahan waktu babak kedua. Patrick Zabi mencetak gol untuk Reims, membuat skor menjadi 2-1. Namun, gol tersebut datang terlalu terlambat untuk mengubah hasil pertandingan, dan Strasbourg berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan tiket ke semifinal.
Sumber: AntaraNews