DPRD Medan: Jangan Sampai Ada Penjualan Miras Jika Holywings Dibuka Kembali

Sabtu, 2 Juli 2022 18:31 Reporter : Uga Andriansyah
DPRD Medan: Jangan Sampai Ada Penjualan Miras Jika Holywings Dibuka Kembali Dua Outlet Holywings di Bandung Ditutup. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua gerai Holywings kini mendapat sorotan dari DPRD Kota Medan lantaran diduga tak memiliki izin untuk menjual minuman beralkohol. Ketua Komisi III DPRD Medan, Afif Abdillah, meminta agar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Medan mendalami izin Holywings terkait menjual minuman beralkohol.

"Itu yang kami minta untuk didalami oleh DPMPTSP. Apakah memang tidak ada pengajuan dari Holywings atau ada aturan yang memang mengizinkan mereka untuk menjual minuman keras tanpa izin dari DPMPTSP. Ini yang sedang kami pertanyakan dengan DPMPTSP," katanya, Sabtu (2/7).

Saat ini dua gerai Holywings di Kota Medan telah tutup sementara di tengah desakan masyarakat terkait blunder promosi minuman keras. Apabila nantinya kedua gerai Holywings itu dibuka kembali, kata Afif, DPMPTSP Kota Medan harus mempertimbangkan untuk memberikan izin operasionalnya. Pasalnya, pemerintah juga harus melihat keresahan masyarakat.

"Kami berharap jangan sampai ada penjualan minuman beralkohol di Holywings jika nanti dibuka kembali. Jika lebih banyak membawa mudarat kepada masyarakat Kota Medan, maka pemerintah kota bisa mencabut sementara atau mencabut secara total seluruh aspek perizinannya. Itu karena menyebabkan tidak kondusifnya suasana masyarakat di Kota Medan," ujarnya.

Kendati demikian, Komisi III DPRD Medan terus mendukung segala bentuk investasi di Kota Medan selama usaha itu mengikuti regulasi yang ada.

"Jangan sampai ada usaha yang bisa beroperasional tanpa izin yang memang sudah ada di aturan Kota Medan. Setiap usaha di Kota Medan juga harus mempertimbangkan kondusif kota dan efek terhadap masyarajat sekitar," pungkas Afif.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengungkapkan alasannya belum menutup dua gerai Holywings. Dia menyatakan belum memiliki landasan hukum untuk melakukan penutupan.

"Penutupan Holywings di Jakarta sudah kami pelajari karena izin-izin yang tidak terlengkapi karena itu bisa ditutup. Untuk di Kota Medan sendiri kami mau menutup tempat usaha harus ada landasannya," katanya, Jumat (1/7).

Bobby mengatakan, penutupan sebuah tempat usaha harus sesuai aturan dan ada yang menjadi landasannya. Saat ini Pemerintah Kota Medan masih mempelajari perizinan Holywings.

"Ya pastinya kalau tidak ada izinnya pasti akan kami tutup. Makanya saya sampaikan untuk penutupan ini jangan hanya, mohon maaf, karena suasana-suasana seperti ini ikut-ikutan menutup tapi landasannya enggak kuat," ujarnya. [ray]

Baca juga:
Holywings Digugat Organisasi Pemuda Rp35,5 T, Uang akan Dipakai Bangun Rumah Ibadah
Ratusan Aktivis Islam Desak Pemkot Tutup Holywings Semarang
Holywings di Medan Belum Ditutup, Ini Alasan Bobby Nasution
Holywings Surabaya Tak Bisa Buka Jika Tidak Perbarui Izin, Pemkot Ambil Langkah Tegas
Wali Kota Minta Holywings Perbaharui Izin Jika Ingin Buka Kembali di Surabaya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini