DPR sebut 30,9 persen mahasiswa Indonesia pengguna narkoba

Sabtu, 6 Agustus 2016 11:17 Reporter : Muchlisa Choiriah
DPR sebut 30,9 persen mahasiswa Indonesia pengguna narkoba Ilustrasi Narkoba. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Bukan rahasia lagi, Indonesia menjadi pasar strategis penyebaran narkotika jaringan Internasional. Anggota DPR Komisi III, Aboe Bakar Alhabsyi menuturkan, yang lebih mengkhawatirkan, 30,9 persen mahasiswa di Indonesia menjadi korban narkoba.

"Ini mengkhawatirkan. 4.333 mahasiswa dari 7 juta perguruan tinggi, 30,9 persen mahasiswanya pengguna narkotika," kata Aboe Bakar di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (6/8).

Aboe Bakar menambahkan, 15.000 masyarakat Indonesia meninggal karena narkoba. "Belum lagi kerugian ekonomi Rp 50 Triliun per tahun dari narkoba ini," ucapnya.

DPR mendesak agar BNN dan Polri semakin gencar memberantas narkoba. Bukan hanya bandarnya saja, melainkan jika ada aparat hukum yang membekingi. "BNN harus merajalela dengan tangkapi terus jangan sampai kendor," tegasnya.

"Harus ditelusuri. Penting itu, jangan sampai lewat. Pemberantasan narkoba itu penting sebab efeknya (narkoba) lebih parah daripada teroris. Intinya telusuri dengan baik, tak perlu emosional dan berlebihan, lakukan penyelidikan dengan baik," tutupnya. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Kasus Narkoba
  2. BNN
  3. DPR
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini