DPR Nilai Jokowi Jawab Kebutuhan TNI dengan Hidupkan Kembali Wakil Panglima

Kamis, 7 November 2019 11:54 Reporter : Merdeka
DPR Nilai Jokowi Jawab Kebutuhan TNI dengan Hidupkan Kembali Wakil Panglima Presiden jokowi. ©2017 Biro Pers Setpres

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghidupkan kembali posisi Wakil Panglima TNI. Keputusan itu tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2019 Tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia.

Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengatakan keputusan itu menjawab kebutuhan internal TNI sekarang. Dia menyadari dihidupkannya posisi Wamen akan mendukung pelaksanaan tugas TNI.

"Presiden menjawab kebutuhan organisasi TNI saat ini. Pada dasarnya, posisi Wakil Panglima TNI merupakan kebutuhan untuk mengantisipasi perkembangan lingkungan strategis yang dinamis maka diperlukan dukungan organisasi yang dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi TNI," kata Meutya saat dihubungi, Kamis (7/11).

Menurutnya, Panglima TNI membutuhkan wakil untuk mengelola kekuatan yang besar dari 3 Matra TNI. Selain itu, Meutya menilai Panglima TNI juga membutuhkan perwakilan jika berhalangan hadir.

"Wajar, perlu pelaksana tugas harian ketika Panglima TNI berhalangan hadir. Apalagi Panglima TNI juga perlu mendampingi Presiden dalam berbagai tugas dalam maupun luar negeri. Tentu ini perlu diantisipasi," ungkap Meutya.

Politikus Partai Golkar ini juga menegaskan, Wakil Panglima ini sudah lama diusulkan sejak era Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko. Sehingga, Presiden Jokowi mempertimbangkan hal tersebut sebelum membuat keputusan.

"Usulan posisi Wakil Panglima TNI bukanlah hal baru. Sejak Pak Moeldoko menjadi Panglima TNI sudah diusulkan. Namun Presiden terus menampung aspirasi dan menyesuaikan kebutuhan TNI hingga Perpres keluar," terangnya.

Baca Selanjutnya: Tugas Wakil Panglima TNI...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini