DPR: Harus Ada Aturan Batasi Kerumunan di Pasar Tanah Abang

Senin, 3 Mei 2021 14:14 Reporter : Merdeka
DPR: Harus Ada Aturan Batasi Kerumunan di Pasar Tanah Abang Kerumunan Pasar Tanah Abang di Tengah Pandemi. ©2021 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Kunjungan 100 ribu orang ke Pasar Tanah Abang, Jakarta memunculkan kekhawatiran akan munculnya klaster Covid-19 baru. Untuk membendung kerumunan ini, wilayah Tanah Abang kemudian menetapkan aturan buka-tutup yang mulai berlaku hari ini.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyampaikan dukungannya terkait kebijakan tersebut. Menurut Sahroni, kebijakan ini penting mengingat masih tingginya angka penularan di Jakarta.

“Memang kemarin itu situasinya sudah sangat mengerikan dan berbahaya. Jadi ini jelas tidak bisa dibiarkan karena sudah pasti bisa jadi klaster baru. Apalagi pada momentum menjelang lebaran begini, tentunya jumlah pengunjung Tanah Abang membludak, sehingga memang harus ada aturan yang membatasi kerumunan. Jangan sampai kita meleng dikit, kasus melonjak,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Senin (3/5/2021).

Politikus NasDem itu menyatakan tidak mungkin jika kegiatan ekonomi disetop begitu saja, sehingga memang harus ada kebijakan yang juga mempertimbangkan faktor ekonomi masyarakat.

"Tapi, saya juga paham bahwa roda ekonomi tidak bisa disetop begitu aja. Jadi enggak mungkin ada penutupan full. Jadi saya setuju dengan konsep buka tutup ini, paling tidak pengunjungnya dibatasi, dan dengan petugas yang betul-betul menegakkan aturan ini,” sambungnya.

Sahroni menyebut, belajar dari membludaknya kasus di India, salah satu faktor utama yang meningkatkan kasus Covid-19 di sana adalah kerumunan yang tidak mengikuti protokol kesehatan.

“Kita enggak mau apa yang terjadi di India terjadi juga di sini, makanya antisipasi ini memang dibutuhkan, dan yang penting juga adalah praktiknya di lapangan harus betul-betul ditaati,” pungkas Sahroni.

Reporter: Delvira Hutabarat [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini