DPR bakal panggil Menlu Retno soal perjanjian rahasia dengan Israel

Jumat, 18 Maret 2016 10:38 Reporter : Muhammad Sholeh
DPR bakal panggil Menlu Retno soal perjanjian rahasia dengan Israel Menlu Retno Marsudi. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Komisi I DPR akan memanggil Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi soal perjanjian rahasia dengan Israel sebelum dirinya melakukan kunjungan ke Ramlah, Palestina. Pemanggilan dilakukan secepatnya usai reses selesai.

"Harus diklarfiifkasi, semua komisi 1 akan ditanyakan. Setelah reses secepatnya," ujar Anggota Komisi I DPR Nurhayati Ali Assegaf saat dihubungi dari Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (18/3).

Nurhayati yang juga menjabat sebagai Ketua badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR itu menyayangkan bila terjadi pertemuan dan komitmen rahasia antara Menlu Retno dengan Israel. Sebab selama ini, parlemen tidak pernah melakukan kunjungan kerjasama dengan Israel.

"Jadi kan masyarakat dan pejabat negara harus tahu, kita negara hukum, dasar kita UUD 1945. Masalah Indonesia tak punya hubungan dengan Israel tertulis jelas di UUD," terang Nurhayati.

"Atas dasar itu sejak Bung Karno, Pak Hatta sampai saat ini kita taat. Israel itu semua tahu apa yang dilakukan terhadap Palestina. Jadi Israel itu penjajah. Indonesia kan sudah merasakan menjadi negara terjajah," tandasnya.

Sebelumnya diketahui, Wakil Menteri Luar Negeri Israel Tzipi Hotovely dalam rapat di Knesset (parlemen) mengatakan alasan Negeri Bintang Daud itu melarang Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengunjungi Ramallah beberapa hari lalu adalah karena kesepakatan rahasia antara Israel dan Indonesia telah dilanggar.

Menurut perjanjian sebelumnya, ketika pejabat Israel diam-diam mengunjungi Jakarta, kedua pihak sudah sepakat bahwa Menlu Retno juga akan mengunjungi Yerusalem dan bertemu pejabat Israel. Namun, klaim Israel ini telah dibantah oleh Kemenlu Indonesia. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini