Dosen pengedar uang palsu di Banyumas seorang calon doktor

Reporter : Slamet Nusa | Selasa, 11 Desember 2012 13:54
Dosen pengedar uang palsu di Banyumas seorang calon doktor
uang palsu. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Seorang dosen pegawai negeri sipil (PNS) di perguruan tinggi negeri terkemuka di Purwokerto, Jawa Tengah ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Banyumas, Jumat (7/12). Tersangka ditangkap karena kedapatan membawa 303 lembar uang palsu.

Tersangka bernama Siswadi (58), warga Grumbul Karangtengah, Desa Banteran, Kecamatan Sumbang, Banyumas. Keterangan yang dihimpun, saat ini tersangka sedang menempuh pendidikan doktoral (S3).

Saat ditanya, tersangka Siswadi mengaku baru pertama mengedarkan uang palsu. "Saya melihat ada peluang," kata Siswadi, dosen berkacamata sambil tertunduk. Ia mengaku dirinya mengedarkan uang palsu juga karena kesulitan ekonomi.

Ia ditangkap bersama dua tersangka lainnya, Slamet Musyadi (58), pedagang asal Desa Karangkemiri, Karanglewas, Banyumas dan Tri Wahyono, (43), pekerja swasta asal Kelurahan Karangklesen, Purwokerto Selatan, Banyumas. Dari tersangka pertama Polisi mendapatkan 60 lembar uang palsu dan tersangka kedua 52 lembar.

Kapolres Banyumas, AKBP Dwiyono mengatakan, dari tiga tersangka polisi mengamankan uang palsu senilai Rp 131.500.000. Terdiri dari uang mainan pecahan seratus ribuan jumlah sembilan bundel senilai Rp 90 juta dan uang palsu Rp 41,5 juta dari tangan tiga tersangka.

"Uang palsu akan diedarkan di wilayah Banyumas dan tempat-tempat keramaian," kata Kapolres Dwiyono.

Ia menambahkan, saat ini polisi sedang menyelidiki kasus ini.

[has]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Uang Palsu

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE