Dosen Desiana masih misterius, keluarga minta bantuan dukun

Rabu, 13 April 2016 14:39 Reporter : Nur Aditya
Dosen Desiana masih misterius, keluarga minta bantuan dukun Dosen Desiana. ©2016 merdeka.com/nur aditya

Merdeka.com - Keberadaan dosen Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman Samarinda, Desiana (45), hingga saat ini masih misterius. Dia menghilang bersama empat warga Bogor, jawa Barat, termasuk kakak kandungnya, Adinda Jaya, beserta keluarga.

Keluarga Desiana bahkan menempuh berbagai cara buat menemukan sang dosen. Termasuk menggunakan jasa dukun.

"Tidak, tidak ada kabar sama sekali. Masih abu-abu, kita bingung. Iya berbagai cara lah. Termasuk kita minta bantuan ke orang pintar," kata kakak ipar Desiana, Edi Winardi, kepada merdeka.com, Rabu (13/4).

Sambil terus mencari, Edi juga rajin berkomunikasi dengan pihak kampus, terkait proses administrasi absennya Desiana selama dua bulan. Apalagi, rencananya pihak kampus menerbitkan Surat Peringatan (SP) 1, tetapi bingung dengan lokasi tujuan.

"Kita kebetulan baru kirim Selasa (12/4) kemarin ke dekan, ke rektorat. Bagaimana caranya (tidak mendapatkan SP 1), sambil kita terus mencari. Tapi belum tahu tanggapan perkembangannya dari kampus," ujar Edi.

"Apalagi, rekan-rekan dosennya bilang, barang-barang Desiana masih ada di mess dosen. Memang sudah di-packing, tapi masih ada di mess. Termasuk motornya Desi," lanjut Edi.

Edi menambahkan, upaya pencarian dari polisi sejauh ini juga belum menemukan titik terang.

"Kita sudah lapor ya 4 April kemarin, tapi belum ada tanggapan lagi. Sudah lapor (kehilangan orang), cuma tidak ada bukti lapornya," tutup Edi.

Desiana yang tercatat sebagai dosen golongan IIID menghilang sejak Februari 2016. Tidak ada yang tahu tujuan kepergian Desiana, baik sejawat dosen, keluarga, dan rekan satu mess-nya.

Menghilangnya Desiana juga membikin terkejut mahasiswanya. Diduga, Desiana bersama kakaknya, ipar, dan dua keponakannya itu ke luar negeri melalui Malaysia, setelah melakukan perjalanan darat ke Kalimantan Utara. [ary]

Topik berita Terkait:
  1. Orang Hilang
  2. Samarinda
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini