Dono, Kasino, Indro di dunia nyata

Minggu, 22 Mei 2016 11:08 Reporter : Al Amin
Dono, Kasino, Indro di dunia nyata warkop dki. wordpress.com

Merdeka.com - Pribadi para anggota Warkop yaitu Dono, Kasino, Indro, dan Nanu dikenal tidak jauh berbeda dengan karakter diperankan dalam setiap film. Masing-masing mereka punya kekhasan.

Kasino selalu memerankan seorang pemimpin. Di kehidupan nyata, pria asal Gombong ini dipercaya oleh rekan Warkop lain menjadi juru bicara hingga menangani kesepakatan bisnis.

Dikutip dari buku 'Warkop Main-Main Jadi Bukan Main', Kasino yang mengatur strategi dan konsep lawakan Warkop. Dia juga dikenal sebagai sosok yang paling usil.

"Kalau bicara jahil, di Warkop semua jahil. Tapi yang jadi raja jahil, ya Kasino orangnya," kata Indro.

Di antara personel Warkop, Dono kerap menjadi korban. Biasanya Kasino dan Indro merupakan pelaku utama kejahilan terhadap Dono.

Meski kerap menjadi korban, Dono merupakan tenaga kreatif dalam Warkop. Mulai dari menulis cerita sampai penyutradaraan, hingga sibuk dengan urusan visual.

Sebagai personel Warkop yang paling muda dan tidak berasal dari Universitas Indonesia, Indro kerap bersekongkol dengan Kasino. Terutama dalam mengerjai Dono. Saat Indro diajak bergabung ke dalam Warkop pada 1976, Indro diharuskan menunjukkan kreativitasnya dalam bermusik.

Kedekatan Indro dengan personel Warkop berawal saat dia kerap singgah ke kantor Radio Prambors, tempat Warkop siaran. Prambors yang berkantor di Jalan Borobudur, Jakarta Pusat berada dekat rumah Indro.

Personel Warkop lainnya, Nanu, dikenal sebagai sosok yang piawai bermain gitar dan mengobrak-abrik lagu yang tengah populer. Bersama dengan Kasino, Nanu berhasil memparodikan sejumlah tembang.

Sebagai contoh, lagu 'Come Together' milik The Beatles diubah menjadi lagu dangdut yang menggelikan. Salah satu parodi yang menjadi favorit Nanu adalah 'Marley Put Drive' milik Bee Gees.

Baca juga:

Dono dan Kasino, legenda komedian Indonesia yang mati di usia muda

Dono, sosok pelawak cerdas yang kini menular ke putranya

Berharap Warkop bangkit lagi

Kisah pelawak Edi Gombloh, habiskan masa tua berkebun salak

Tika Bisono: Kesempurnaan justru membuat artis lawak cacat

[ary]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pelawak
  3. Film Komedi
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini