Ditusuk Terduga Teroris di Deli Serdang, Anggota Densus 88 Luka di Pinggang & Paha

Minggu, 17 November 2019 07:31 Reporter : Fikri Faqih
Ditusuk Terduga Teroris di Deli Serdang, Anggota Densus 88 Luka di Pinggang & Paha Densus 88 Kembali Geledah 2 Rumah di Sukoharjo. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Seorang anggota Densus 88 Anti Teror Mabes Polri terluka saat mengamankan sekelompok orang bersenjata diduga teroris di Dusun I Kikik Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Dia menjalani operasi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Polisi Agus Andrianto mengatakan, anggota Densus 88 itu sudah selesai dioperasi, dan sekarang dalam tahap proses pemulihan.

"Anggota Densus 88 itu mengalami luka tusuk di bagian pinggang dan paha sedalam empat centimeter," katanya seperti dilansir dari Antara, Minggu (17/11).

Sementara itu, dua terduga teroris ditembak mati karena berusaha melawan petugas dengan menggunakan senjata tajam.

"Dua orang terduga teroris yang ditembak mati, dan satu orang yang berhasil diamankan itu adalah A,K dan P," ujarnya.

Agus menyebutkan, terduga teroris itu, juga membawa senjata api rakitan kaliber 22 milimeter. Peran dari dua orang terduga teroris yang meninggal dunia adalah perakit bom yang digunakan pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu 13 November 2019.

Sedangkan terduga teroris lainnya juga saling membantu merakit bom bunuh diri tersebut. "Ini kan satu dua hari, orang langsung bisa jadi pengantin. Artinya harus selalu waspada," kata jenderal bintang dua itu.

1 dari 2 halaman

Belasan Terduga Teroris Diamankan

Kejadian tersebut, rentetan dari peristiwa bom bunuh diri yang dilakukan terduga RMN (24) yang tewas setelah melancarkan aksinya di Mapolrestabes Medan, Rabu 13 November sekitar pukul 08.35 WIB.

Petugas kepolisian sudah langsung turun ke lokasi dua rumah milik terduga bom bunuh diri yang meninggal dunia itu untuk melakukan pemeriksaan.

Petugas juga memasang garis polisi di rumah terduga pelaku yang berada di Jalan Marelan, Pasar 1 Rel, Gang Melati 8, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Selain itu, petugas kepolisian juga melakukan pemeriksaan di rumah terduga pelaku bom bunuh diri, di Jalan Jangka Gang Tentram No 89B, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara.

Kepolisian Daerah Sumatera Utara menetapkan 18 orang sebagai tersangka terkait dengan bom bunuh diri di Markas Polres Kota Besar (Mapolrestabes) Medan. Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan bahwa mereka saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Mako Brimob Polda Sumut.

"Semuanya itu tersangka. Ada laki-laki dan perempuan," kata Kapolda di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan, Sabtu (16/11).

2 dari 2 halaman

Polisi Amankan Sajam dan Senjata Api

Dari hasil pengembangan yang dilakukan Densus 88 dan Polda Sumut, pihaknya mengamankan barang bukti berupa senjata api, senjata tajam, rangkaian bom, dan beberapa bahan-bahan yang sudah siap untuk diracik.

"Itu berhasil diamankan dari salah satu lokasi di Sicanang," tutup Agus. [fik]

Baca juga:
BNPT Minta Ditjen PAS Cek Lolosnya Istri Teroris Medan Bisa Jumpai Napi Teror
Baku Tembak di Deli Serdang, 2 Terduga Teroris Tewas dan 1 Anggota Densus 88 Terluka
Pascabom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, 14 Terduga Teroris Ditangkap
Penggeledahan Berlanjut, 2 Pemuda Diamankan Terkait Bom Mapolrestabes Medan
Bantah Mabes Polri, Kapolda Sebut Istri Teroris Medan Ingin Teror Bali Hoaks

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini