Dituding tak netral liput 212, ini penjelasan lengkap Metro TV

Selasa, 6 Desember 2016 06:04 Reporter : Yulistyo Pratomo
Dituding tak netral liput 212, ini penjelasan lengkap Metro TV wartawan MetroTV disoraki. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Aksi demonstrasi damai 2 Desember lalu diwarnai dengan intimidasi terhadap sejumlah jurnalis dari Metro TV. Pengusiran itu dilakukan setelah massa mendengar reporternya yang menyebut jumlah massa hanya mencapai 50 ribu orang.

Wartawan Senior Metro TV, Abdul Kohar memastikan pihaknya telah terlebih dahulu melakukan verifikasi atas aksi tersebut. Angka 50 ribu orang pun didapatkan dari salah satu koordinator lapangan 212 di sekitar Patung Kuda. Saat itu memang aksi belum selesai dan massa terus berdatangan, sehingga jumlah massa belum final.

Metro TV berusaha memastikan dengan mengerahkan drone ke udara. Mereka mengaku melakukan cek dan ricek dalam proses jurnalistik.

"Mungkin 50 ribu itu sekitar dia. Di Islam dikenal namanya tabayyun, dan proses menuju tabayyun telah dilakukan," sahut Abdul Kohar.

Berikut penjelasan lengkapnya:

[tyo]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini