Ditolong Warga Wamena, Keluarga Ramadani Selamat dari Kerusuhan

Rabu, 2 Oktober 2019 16:27 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Ditolong Warga Wamena, Keluarga Ramadani Selamat dari Kerusuhan Ramadani berhasil selamat dari kerusuhan di Wamena. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Meski sudah ada jaminan dari pemerintah dan aparat keamanan, namun pengungsi memilih meninggalkan Wamena untuk sementara waktu. Hal tersebut dibenarkan Ramadani (23) dan keluarganya. Dia memutuskan kembali ke kampung halamannya di Probolinggo, Jawa Timur setelah enam tahun mencari rejeki dan menetap di Wamena.

"Kondisi di sana masih mencekam. Diteror sama jeriken bensin yang orang Papua bawa, meski pendatang yang laki-laki sudah menjaga pintu-pintu masuk," kata Ramadani kepada merdeka.com saat tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulsel.

Ramadani tiba bersama istrinya bernama Sri Hariyati (22) yang sedang mengandung anak pertama. Di Wamena, Ramadani membuka konter ponsel. Selain bersama istri, turut juga kedua orang tuanya dan seorang keponakan yang tinggal bersamanya di Jalan Hom Hom, Distrik Hubikiak, Kota Wamena, Jayawijaya. Karena kerusuhan yang terjadi beberapa waktu, keluarga Ramadani masih trauma.

"Saat kejadian, saya di tempat kerja di kota dan kita sudah siaga di kota, karena dipikirnya di kota biasanya yang duluan ribut tapi ternyata yang duluan dibakar itu di daerah pinggiran. Jaringan komunikasi tidak bisa. Saya pasrah saja. Keluarga diselamatkan oleh tetangga rumah yang asli Papua dan dievakuasi polisi," ujar Ramadani.

Rumah dia di Wamena tidak dibakar serta harta benda masih ada, namun karena trauma, dia memilih kembali ke kampung halaman dengan membawa pakaian dan surat-surat penting. [cob]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini