Ditemukan sabu di ruang kerja, Bupati Dirwan belum tersangka

Sabtu, 14 Mei 2016 23:08 Reporter : Ronald
Ditemukan sabu di ruang kerja, Bupati Dirwan belum tersangka Ilustrasi Narkoba. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) belum menetapkan Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud sebagai tersangka atas temuan sabu dan ekstasi di ruang kerjanya. Dirwan baru saja menjalani tes rambut dan darah untuk membuktikan apakah ia positif mengkonsumsi barang haram itu atau tidak.

"Untuk status, sementara ini penyidik masih gunakan asas praduga tak bersalah. Karena ditemukan di ruang kerja dan kursi beliau, ada 4 butir ekstasi dan sabu. Semua peralatan kan adanya di sini (Jakarta), khusus urine nanti akan dicek kembali," kata Direktur Psikotropika BNN, Brigjen Pol Anjan Pramuka di BNN, Jakarta Timur, Sabtu (14/5).

Anjan mengatakan pihaknya saat ini tengah mendalami temuan 4 butir estasi dan sabu itu dengan memeriksa 10 orang staf bupati.

"Kemarin hari Kamis, atas perintah kepala BNN tim turun ke BNNP Bengkulu terkait ditemukan narkoba di ruang kerja Bupati Bengkulu Selatan. Sejak kemarin sudah dilakukan pemeriksaan kepada 10 orang, yaitu staf-staf bupati," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebut pemeriksaan Dirwan dan saksi-saksi akan memakan waktu sekitar satu hingga tiga hari ke depan. Pemeriksaan intensif dilakukan karena pihak BNN membutuhkan keterangan guna proses penyelidikan. Semisal, terkait laporan unit CCTV yang dapat menjadi bukti sudah 1 bulan rusak sampai hilangnya buku tamu.

"CCTV menurut bupati memang mati sekitar 1 bulan terakhir. Ini lah mengapa kami butuhkan keterangan yang lebih banyak. Dan Ada dugaan buku tamu hilang sejak kejadian itu. Semua akan kita dalami," pungkas Anjan. [ang]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini