KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Ditembak pinggangnya, aktivis anti-korupsi Bangkalan masih kritis

Selasa, 20 Januari 2015 13:39 Reporter : Moch. Andriansyah
Ilustrasi penembakan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Aktivis anti korupsi Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Mathur Husairi ditembak orang tak dikenal di depan rumahnya, Jalan Teuku Umar, Selasa (20/1) dini hari tadi. Saat ini, kondisinya masih kritis dan tergolek lemas di RSUD dr Soetomo, Surabaya.

Menurut Rofi'i, adik Mathur, penembakan itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Saat kejadian, Ketua LSM Cidei's (Centre Demokratis Islam Studies) dan Sekjen Madura Corruption Watch (MCW) itu, baru pulang dari Surabaya mengendarai Avanza abu-abu metalik Nopol M 307 HA.

"Sekitar pukul 02.00 WIB, kakak saya baru tiba dari Surabaya. Sampai di depan rumah, dia mau membuka pintu, tapi tiba tiba ditembak orang tidak dikenal. Karena kondisinya waktu itu gelap, jadi tidak bisa dikenali," terang Rofi'i saat ditemui di RSUD dr Soetomo.

Usai menembak, pria misterius itu lalu kabur melompati pagar rumah korban. Pelaku kabur ke arah selatan mengendarai motor. "Kakak saya ditembak kena pinggang sebelah kanan. Dia ditembak satu kali," katanya.

Selanjutnya, Mathur dilarikan RSUD Syamrabu, Bangkalan. "Karena kondisinya kritis, setengah jam kemudian, kakak saya kakak saya dirujuk ke RSUD dr Soetomo," terangnya lagi.

Rofi'i juga mengaku, kalau sudah melaporkan kejadian yang menimpa kakaknya itu ke pihak Polres Bangkalan. "Kasusnya sudah kita laporkan ke Polres Bangkalan," ucapnya.

Sementara terkait pria misterius yang menembak Mathur itu ada kaitannya dengan Ketua DPRD Bangkalan, Fuad Amin Imron, yang saat ini telah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), Rofi'i mengaku tidak ingin berandai-andai dan sembarangan menuduh.

Memang, selama ini, Mathur dikenal aktivis LSM yang kritis menyikapi kebijakan dan aksi tindak korupsi di Pemkab Bangkalan. "Kita tidak mau menduga-duga apa motif di balik penembakan itu, karena saat ini kita fokus pada penyembuhan kakak saya," tandas Rofi'i. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Aktivis
  2. Penembakan
  3. Penembakan Aktivis
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.