Ditegur Ombudsman, Ridwan Kamil Mengaku Diizinkan Pengawas Masuk Ruang UN

Kamis, 4 April 2019 13:46 Reporter : Aksara Bebey
Ditegur Ombudsman, Ridwan Kamil Mengaku Diizinkan Pengawas Masuk Ruang UN Ridwan Kamil berkunjung ke rumah Maruf Amin. ©Liputan6.com/Immanuel Antonius

Merdeka.com - Gubernur Jawa barat Ridwan Kamil merespons teguran yang disampaikan Ombudsman terkait peninjauan pelaksanaan ujian nasional yang dianggap melanggar aturan. Emil, Sapan Ridwan Kamil meminta maaf dan mengaku tidak punya niat menyalahi prosedur.

Seperti diketahui, pada Selasa (2/4), Emil meninjau pelaksanaan ujian di SLB Wyata Guna, Jalan Padjajaran, Kota Bandung. Dia sempat masuk ke dalam kelas. Aktivitasnya diunggah di akun media sosial.

Ombudsman kemudian mengingatkan dan menyatakan ajakan kepada semua pihak agar mematuhi aturan yang sudah dibuat pemerintah, khususnya terkait Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional (POS UN) Tahun Pelajaran 2018/2019.

Pada salah satu poinnya menyebutkan untuk Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) yang dapat masuk ruang ujian hanya peserta ujian dan pengawas, begitupun untuk UNBK yang hanya dapat masuk ruang ujian hanya peserta ujian, pengawas, proktor dan/atau teknisi.

"Prosedur saya meminta izin. Penguasa di kelas itu kan pengawas. Kalau bilang tidak memungkinkan kan saya juga tidak melakukan, tapi pengawasnya bilang oke," ujarnya di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (4/3).

Meski begitu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada peserta didik dan guru di SLB, karena telah dianggap mengganggu pelaksanaan ujian.

"Saya selama enam tahun (selama jadi Wali Kota Bandung) tidak pernah melakukan hal seperti yang kemaren. Pertama saya minta maaf, kedua saya sudah minta izin. Kalau itu dianggap keliru, saya minta maaf," lanjutnya

Di samping itu, ia mengapresiasi Ombudsman Jawa Barat yang telah melakukan peran dan fungsinya dalam melakukan monitoring pelaksanaan UNBK di Jawa Barat. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini