Disentil Luhut, Pemda DIY Berupaya Tambah Kapasitas Bed Untuk Pasien Covid-19

Jumat, 30 Juli 2021 22:14 Reporter : Purnomo Edi
Disentil Luhut, Pemda DIY Berupaya Tambah Kapasitas Bed Untuk Pasien Covid-19 Menko Luhut kunjungi rumah oksigen di Pulo Gadung. ©Kemenko Marves

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyoroti kondisi Covid-19 di DIY. Menurut Luhut, persentase perawatan RS untuk pasien Covid-19 di DIY menjadi yang terendah di Jawa-Bali.

Luhut dalam keterangan tertulisnya menyebut hanya 6,1 persen pasien Covid-19 di DIY yang mendapatkan penanganan RS. Padahal secara umum semestinya bisa mencapai 20 persen pasien Covid-19 di DIY yang mendapatkan penanganan RS.

Luhut pun meminta agar ada tambahan tempat tidur untuk pasien Covid-19 di DIY. Luhut berharap dengan tambahan tempat tidur ini bisa menekan tingginya kematian warga karena isoman.

Terkait permintaan Luhut ini, Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji pun angkat bicara. Aji mengaku pihaknya telah menyiapkan tambahan tempat tidur untuk pasien Covid-19 di sejumlah RS.

Ajii menerangkan Pemda DIY telah meminta kepada RS rujukan Covid-19 untuk menambah kapasitas hingga 50 persen tempat tidur. Saat ini baru 20 sampai 30 persen tempat tidur di RS Rujukan yang dipakai merawat pasien Covid-19.

"Akan kita cek lagi. Kita akan minta rumah sakit untuk menambah bed (tempat tidur untuk pasien Covid-19). Penambahan dengan cara menggeser (bed) dari non Covid-19 menjadi Covid-19," ucap Aji, Jumat (30/7).

Aji menilai pergeseran tempat tidur untuk non Covid-19 menjadi Covid-19 ini tak memerlukan tambahan nakes. Hanya diperlukan konversi SOP jika sebelumnya nakes non Covid tak memakai APD maka saat digeser menangani Covid-19 harus memakai APD saat bekerja.

Aji menjabarkan sejumlah RS telah menambah kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19. Penambahan kapasitas ini dengan cara membuat rumah sakit lapangan maupun rumah sakit satelit.

Aji mencontohkan RSA UGM misalnya yang menambah RS Lapangan di UC UGM, Wisma Kagama maupun Wisma Karanggayam. Sementara RS Bhayangkara menambah RS Lapangan di Pusdiklat PUPR Yogyakarta. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini