Dirumahkan dan Terancam PHK, Buruh di Karawang Demo Kantor Disnaker

Jumat, 10 Juli 2020 15:26 Reporter : Bram Salam
Dirumahkan dan Terancam PHK, Buruh di Karawang Demo Kantor Disnaker Demo buruh terdampak Covid-19 di Karawang. ©2020 Merdeka.com/Bram Salam

Merdeka.com - Forum Buruh Karawang (FBK) menggelar aksi di UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah II Disnaker Provinsi Jabar, Karawang, Jumat (10/7). Para buruh meminta kejelasan nasib mereka yang dirumahkan akibat pandemi virus Corona (Covid-19).

Buruh yang terkena dampak berada di dua perusahan yang memproduksi sepatu ekspor, yakni PT Bescoo Indonesia dan PT Chang Shin Indonesia.

Ketua FBK Saepudin menjelaskan berdasarkan data yang dikumpulkan, selama pandemi covid-19, dua perusahaan tersebut telah merumahkan sekitar 5.500 karyawan.

Dari 5.500 karyawan yang dirumahkan dari PT Bescoo Indonesia sekitar 1500 karyawan dan PT Chang Shin 4000 karyawan. Sistem gaji dibayar 60 persen sedangkan THR baru dibayarkan 50 persen hingga kini nasibnya belum ada kejelasan.

"Semuanya ada 5.500 karyawan yang sudah dirumahkan sejak April hingga bulan ini dengan alasan pandemi Covid-19," kata Saepudin.

Baca Selanjutnya: Besarnya jumlah kasus dirumahkan tersebut...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini