Dirlantas Polda Metro mengaku kesulitan lacak anak buah penyerobot pintu tol

Rabu, 5 September 2018 10:48 Reporter : Ronald
Dirlantas Polda Metro mengaku kesulitan lacak anak buah penyerobot pintu tol Polisi terobos pintu tol. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Ditlantas Polda Metro Jaya belum mengetahui identitas anggota yang menyerobot masuk pintu saat pengemudi mobil melakukan tap kartu ke mesin gerbang tol otomatis (GTO) untuk masuk jalan tol. Akibat ulah ugal-ugalan anggota polantas itu, pengemudi mobil bernama Agus (44), kembali melakukan tap kartu ke mesin gerbang tol.

Aksi anggota polantas itu viral setelah direkam Agus dan disebarkan lewat akun Facebook Zenrin Zen. Kendati telah melihat video berdurasi 22 detik itu, pihak Ditlantas Polda Metro Jaya kesulitan melacak identitas anggota polantas tersebut.

"Lihat CCTV, di CCTV itu gelap banget. Kan itu Subuh. Lah gambarnya enggak kelihatan, terus pakai jaket dan helm," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (5/9).

Menurut Yusuf, anggota Polantas ada sekitar 700 orang. Sehingga, ia harus mengecek satu persatu anggotanya yang saat itu sedang bertugas ke luar.

"Ini kan ada sekitar 700-an anggota yang ngawal ini. Makanya yang kemarin, setelah kegiatan kemarin. Saya bilang kalau mau izin sehari atau dua hari nggak apa-apa lah. Istirahat," ujarnya.

Di sisi lain, menurut Agus, pihaknya sudah menemui Agus. Yusuf mengklaim, kalau Agus tak ingin memperpanjang kasus itu.

"Jadi gini yang ada mobil itu sudah kita hubungi, kan sudah tahu kan. Lho pak itu sebenarnya, nggak ada masalah, saya cuman bercandaan aja sama kawan saya. Terus pak, kalau memang ada kerugian atau apa yang dirusak, apa perlu ke sana saya? Oh jangan pak, saya ke tempat bapak saja, nanti ketemu sekalian saya jalan. Nggak ada masalah dia," pungkasnya.

Sebelumnya, beredar video polisi mengendarai sepeda motor menyerobot Gerbang Tol Senayan. Video durasi 22 detik itu diunggah Agus (44) pemilik akun Facebook Zenrin Zen.

Agus mengatakan kejadian itu terjadi Minggu (2/9) saat ia hendak menuju rumahnya di Cengkareng, Jakarta Barat, sekitar pukul 05.54 WIB. Video tersebut terekam melalui kamera yang terpasang di dashboard mobil.

"Saya itu habis ngedrop (mengantar) istri saya yang mau CFD (car free day) di depan CIMB Niaga itu. Saya pulang dan lewat jalan tol itu," ujar Agus ketika dihubungi.

Di gerbang tol tersebut, ia melakukan tap kartu ke mesin gerbang tol otomatis (GTO) sebagai langkah pertama memasuki jalan tol. Di gerbang tol itu Agus melihat ada seorang polisi mengendarai motor besar berhenti di dekat palang tol.

"Saya selesai tap malah dia (polisi) masuk jalan tol. Palang jadinya tertutup dan saya harus tap lagi," kata Agus.

Dalam kejadian itu, Agus mengaku telah membunyikan klakson untuk memberhentikan polisi tersebut. Namun, klakson itu tak digubris oleh petugas tersebut.

"Ya sudah akhirnya saya nge-tap lagi sajalah dan melanjutkan perjalanan," ujarnya. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini