Dirjen Polpum: Pemuda tak bisa terkotakkan karena pandangan politik

Rabu, 21 Februari 2018 09:10 Reporter : Haris Kurniawan
Dirjen Polpum: Pemuda tak bisa terkotakkan karena pandangan politik Ditjen Polpum. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan pengarahan kepada anggota Resimen mahasiswa Indonesia angkatan XXXVI pada acara Kursus Kader Pimpinan (SUSKAPIN), Selasa (20/2).

Dalam pembukaannya Soedarmo menegaskan kembali bahwa cita-cita bangsa Indonesia adalah menjadi negara yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Dengan mencapai tujuan bernegara seperti apa yang sudah terkandung didalam UUD 1945.

Di era globalisasi saat ini nilai keperibadian generasi muda menjadi ancaman yang berpotensi untuk mereduksi atau mengkikis tata nilai dan tradisi suatu bangsa, hal ini dapat dilihat dari sebuah fragmen dari perkembangan proses pradaban suatu negara.

Pada kursus kader kepemimpinan kali ini Soedarmo mengambarkan bagaimana perkembangan arus globalisasi dan perkembangan kondisi bangsa Indonesia saat ini dengan melihat daripada indeks ketahanan nasional dan Orientasi pemuda Indonesia terhadap perkembangan bangsa ini.

"Negara perlu melihat adanya keseimbangan terkait pembangunan infrastruktur dan pembangunan mental SDM sehingga sejalan dengan pembangunan nasional," tegasnya.

Ia menambahkan, pemuda Indonesia saat ini dan masa yang akan datang merupakan aset besar bangsa, oleh sebab itu pemuda harus mempunyai rasa cinta tanah air yang tinggi dan pengetahuan wawasan kebangsaan yang luas serta memperbaiki karakter yang sejalan dengan tujuan bangsa Indonesia.

Kata dia, pemuda sebagai garda terdepan dan penerus bangsa, yang tidak bisa terkotak-kotak hanya karena pandangan politik yang berbeda. Soedarmo mengajak anggota resimen mahasiswa untuk mari bersama bergandeng tangan membangun negara sesuai dengan tujuan konstitusi bernegara. [hrs]

Topik berita Terkait:
  1. Kemendagri
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini