Diperiksa polisi, pria diduga penculik anak di Pondok Aren ngomong ngelantur

Sabtu, 13 Oktober 2018 10:04 Reporter : Kirom
Diperiksa polisi, pria diduga penculik anak di Pondok Aren ngomong ngelantur Ilustrasi penculikan anak. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Petugas Polsek Pondok Aren mengaku kesulitan memeriksa pria diduga pelaku penculikan anak di Pondok Kacang Prima, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Pria itu ditangkap pada Jumat (12/10) kemarin. Pria yang mengaku memiliki nama Andi Saputra (17) itu, diakui polisi menjawab pertanyaan polisi berubah-ubah.

"Kami masih periksa, karena diajak bicaranya masih ngelantur," kata Kapolsek Pondok Aren Kompol Yudho Huntoro, Sabtu (13/10).

Pihaknya menerangkan, peristiwa diduga penculikan anak itu terjadi di kawasan permukiman warga, di area rumah kontrakan yang berada di Pondok Kacang Prima, Gg H. Drasid RT003/05 Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren.

Diterangkan Yudho, peristiwa diduga penculikan itu, bermula saat orangtua anak Syarifudin melihat anaknya D, keluar rumah. Sesaat kemudian, anaknya itu digendong oleh diduga pelaku, yang belakangan diketahui bertingkah seperti orang stress.

"Oleh orangtuanya, anak yang digendong diduga penculik diambil kembali. Ketika ditanyai orangtuanya, diduga penculik ini menjawab hendak mencari sepeda motornya, kemudian dia berjalan santai meningalkan tempat itu, tanpa rasa bersalah," ucap Kapolsek.

Selanjutnya, oleh Syarifudin (orangtua anak) lelaki tak dikenal itu ditemuinya, sedang berada di pangkalan ojek dekat rumahnya, kemudian dihampiri kembali oleh Syarifudin beserta warga lain.

"Ketika ditanya-tanyai warga, juga jawabannya ngelantur, akhirnya oleh petugas, yang bersangkutan dibawa ke Mapolsek," terang dia.

Yudho belum dapat memastikan, apakah diduga penculik ini dalam keadaan tidak normal.

"Kami masih periksa, akan kami tes urin juga," ucap Yudho. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. Penculikan Anak
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini