Diperbolehkan KPU, Jokowi kembali bagi-bagi sepeda untuk warga

Kamis, 27 September 2018 16:37 Reporter : Supriatin
Diperbolehkan KPU, Jokowi kembali bagi-bagi sepeda untuk warga Jokowi bagikan sertifikat lahan untuk warga Depok. ©Liputan6.com/Hanz Salim

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali membagikan sepeda kepada masyarakat‎. Padahal sebelumnya, Jokowi berencana menyetop kebiasaannya itu. Alasannya karena masuk masa kampanye.

Jokowi membagikan sepeda di sela-sela penyerahan 4.000 sertifikat tanah kepada warga di Lapangan RRI, Depok, Jawa Barat, Kamis (27/9).

Seperti biasa, warga yang beruntung mendapatkan sepeda harus menjawab pertanyaan yang diberikan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Pada kesempatan ini, Jokowi memberikan kuis dengan meminta warga menyebutkan tujuh nama suku dan tujuh nama pulau yang ada di Indonesia.

Dua warga yang beruntung terpilih maju ke depan yaitu‎ Sigit warga Tapos dan Hindui warga Depok. Keduanya sangat lancar menjawab pertanyaan yang diberikan Presiden. Bahkan mereka menyebut sampai 10 nama suku maupun nama pulau.

"‎Saya tidak bawa sepeda, biasanya bawa, nanti saya kirim ke rumah, paling lambat besok pagi," kata Jokowi kepada dua warga tersebut.

Jokowi mengungkapkan alasannya kembali membagikan sepeda kepada warga, meski saat ini sudah masuk masa kampanye.

"Boleh tidak sih bagi sepeda, kan katanya tidak. Terus saya tanya KPU, ternyata boleh (bagi-bagi sepeda)," ungkap Jokowi.

‎Sebelumnya, setiap melakukan kunjungan kerja ke daerah‎ atau bertemu warga, Jokowi kerap membagikan sepeda dengan terlebih dahulu memberikan sebuah kuis. Kuis yang diberikan Jokowi kepada masyarakat, biasanya menyebutkan Pancasila, nama-nama ikan, dan nama-nama suku yang ada di Indonesia.

Pada April lalu, anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Rahmat Bagja, sudah mengimbau agar Jokowi tidak melakukan pembagian sepeda setelah ditetapkan sebagai calon presiden oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, masa kampanye telah ditetapkan mulai 23 September 2018 hingga 13 April 2019. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini