Dipanggil KPK, Stafsus Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah Mangkir

Rabu, 31 Maret 2021 13:17 Reporter : Merdeka
Dipanggil KPK, Stafsus Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah Mangkir Nurdin Abdullah diperiksa KPK. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Plt Juru Bicara (Jubir) KPK Ali Fikri mengonfirmasi ketidakhadiran Muhammad Fahmi, koordinator staf khusus (stafsus) Gubernur nonaktif Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah, saat dipanggil penyidik sebagai saksi, Selasa (30/3). Dia seyogianya menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus suap yang menyeret mantan atasannya itu.

"Yang bersangkutan kemarin tidak hadir dan mengonfirmasi untuk dilakukan penjadwalan pemanggilan kembali," kata Ali dalam keterangannya, Rabu (31/3).

Fahmi akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tahun anggaran 2020-2021. Nurdin sudah menjadi tersangka dalam kasus ini.

Ali menjelaskan, ada dua pihak swasta bernama Raymond Ferdinand Halim dan Virna Ria Zalda yang diduga memiliki informasi terkait kasus ini. Penyidik KPK sudah memeriksa keduanya terkait berbagai proyek yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pemprov Sulawesi Selatan.b

"Antara lain dikonfirmasi terkait dugaan aliran sejumlah uang ke berbagai pihak di antaranya tersangka NA (Nurdin Abdullah) melalui tersangka ER (Edy Rahmat)," tutup Ali.

Reporter: Ditto Radityo (Liputan6.com). [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini